BNNP Razia Rusunawa Mukakuning, Penghuni Jalani Tes Urine

498
Pesona Indonesia
Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri saat merazia penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Lajang Jamsostek milik Otorita Batam di Mukakuning, pada Minggu (4/10). Foto: Fiska Juanda/ Batam Pos
Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri saat merazia penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Lajang Jamsostek milik Otorita Batam di Mukakuning, pada Minggu (4/10).
Foto: Fiska Juanda/ Batam Pos

batampos.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri menggelar razia di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Lajang Jamsostek milik Otorita Batam di Mukakuning, pada Minggu (4/10). Razia ini untuk melihat, ada atau tidaknya penghuni Rusunawa menggunakan Narkoba. Ada sebanyak 116 orang penghuni rusun, yang dites urinenya. Dari ratusan yang dites, hasilnya semuanya negatif.

“Alhamdulillah, tak ada penghuni Rusunawa yang menggunakan zat adiktif yang terlarang,” kata Kepala BNNP Kepri, Benny Setiawan melalui Kabid Brantas BNNP Bubung Primiadi, Minggu (4/10).

Ia mengatakan pemilihan tempat razia kali ini di Rusunawa Jamsostek tersebut, karena berdekatan dengan kampung Aceh. BNNP Kepri menduga, pengaruh kampung aceh memasuki Rusunawa itu. “Tempatnya berdekatan, kami takut. Pengaruh kampung aceh, sudah memasuki¬† tempat itu,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan Rusunawa yang notabene, banyak pekerja disana. “Tempat itu sangat rentan dipengaruhi,” ujarnya.

Namun ia sangat bersyukur, tidak ada satupun pengguna rusun yang menggunakan Narkoba. Ia menjelaskan di rusun itu. BNNP Kepri sudah mendirikan satuan tugas (Satgas) anti Narkoba. Dimana Satgas ini, bekerja untuk memberikan penerangan bahaya akan pemakaian obat-obatan terlarang. “Ternyata Satgasnya bekerja dengan baik dan efekif,” ungkapnya.

Ia mengatakan ke depannya, pihaknya tidak hanya akan melakukan razia di Rusunawa saja. Namun juga di berbagai tempat pemukiman penduduk. Lalu juga tak hanya tempat hiburan malam, namun juga instansi-instansi pemerintah. Hal ini merupakan langkah penindakan dan pencegahan.

Mengenai tempat dan kapan dilakukan razia, itu menurutnya akan dilakukan secara mendadak. “Razia ini juga akan kami lakukan secara rutin dan berkala,” pungkasnya. (ska/bpos)

Respon Anda?

komentar