Terbentur Lahan, Batam Kekurangan 3.400 Rumah Murah

261
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Pemerintah pusat memberikan kuota 5.500 unit rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBBR). Namun hingga saat ini, baru terealisasi 2.100 unit. Sisanya 3.400 unit belum terbangun karena terkendala lahan.

Agar program rumah mrah tersebut berjalan sesuai kuota yang diberikan, Real Estate Indonesia (REI) Khusus Batam meminta agar BP Batam memberikan lahan di dekat kawasan Industri dan perbelanjaan. Ini untuk memacu minat warga memiliki rumah dan mengurangi rumah liar di Batam.

“Memang sangat penting untuk mendapatkan lahan di dekat kawasan Industri. Kalau kita membangun rumah jauh dari industri, maka warga akan tetap memilih untuk di Ruli,” kata Djaja Roeslim, Ketua DPD REI Khusus Batam, belum lama ini.

Djaja juga meminta dukungan dari BP Batam dan Pemko Batam dalam program sejuta rumah yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Di mana saat ini menurutnya, BP Batam dan Pemko Batam tidak pernah ada koordinasi untuk pembangunan sejuta rumah tersebut.

“Setahu saya mereka jalan sendiri-sendiri. Tidak ada koordinasi yang baik. Kita harap ada koordinasi, termasuk dengan kita. Ini untuk mendukung program pusat, ” katanya. (ian)

Respon Anda?

komentar