Kapolres Barelang Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Satpol PP

356
Pesona Indonesia
foto: coc / batampos
foto: coc / batampos

batampos.co.id – Kapolresta Barelang Komisaris Besar Asep Safrudin sudah menerima surat permohonan penangguhan penahanan 15 tersangka pengeroyokan terhadap Brigadir At, anggota Dit Pam Obvit Polda Kepri.

“Mengajukan boleh, menangguhkan boleh, tidak juga boleh, itu semua berdasarkan pertimbangan,” ujar Asep di Polresta, Selasa (6/10/2015) siang.

Dikatakan Asep, pertimbangan penangguhan penahanan tersebut ada dalam KUHAP (Kitab Undang Hukum Acara Pidana) dimana jika ditangguhkan penahanannya bisa saja tersangka ini menghilangkan barang bukti, mengulang kembali perbuatan pidana dan itu harus ada penjaminnya. Disinggung siapa penjamin, sebut Asep bisa saja orang nomor satu di Batam ini.

Ditambahkan Asep ke 15 anggota Satpol PP Batam ini dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, ancaman 5 tahun penjara. Untuk kondisi Brigadir At, saat ini sudah keluar dari rumah sakit.

“Sekarang sedang rawat jalan, untuk hasil rontgen saya belum monitor,” tutupnya.

Hingga siang kemarin, bus Satpol PP yang diamankan sebagai barang bukti masih parkir di halaman Mapolres. (coc)

Respon Anda?

komentar