Pemko Batam Butuh 200 PNS

281
Pesona Indonesia
Wali Kota Batam Ahmad Dahlan. Foto: Johanes/batampos
Wali Kota Batam Ahmad Dahlan. Foto: Johanes/batampos

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam tengah mengkaji rencana pemekaran beberapa kecamatan padat di Batam untuk dijadikan kecamatan baru pada 2016 mendatang. Untuk menunjang itu, Pemko Batam juga telah membuat perkirakan tambahan tenaga pegawai negeri sipil (PNS) yang dibutuhkan untuk mengisi pelbagai posisi teknis dan staf pemerintahan.

“Mungkin kita butuh sekitar 100 sampai 200 orang pegawai,” kata Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan, Senin (5/10).

Namun, Wali Kota belum dapat memastikan jumlah pasti terkait kebutuhan PNS saat pemekaran kecamatan nanti. Alasannya, kata Dahlan, karena jumlah kecamatan yang dimekarkan masih dalam kajian atau baru memasuki tahap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

“Itu belum, tunggu kajiannya dulu. Jumlah kecamatan (yang dimekarkan) saja belum diputuskan,” kata Wali Kota.

Sebelum mengajukan pengangkatan PNS baru, Pemko Batam juga mengklaim akan melakukan analisis kebutuhan pegawai di tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).  Berdasarkan pengajuan tahun lalu yang belum disetujui pemerintah, maka kebutuhan PNS diperkirakan untuk mengisi jabatan teknis di Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Tata Kota, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.

Wali Kota memastikan Pemko Batam akan mengajukan pengangkatan PNS baru kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) pada 2016. Terlebih, pemerintah pusat juga mengeluarkan sinyal bakal ada pengangkatan PNS baru. Termasuk, untuk mengganti PNS yang telah memasuki masa pensiun.

“Tapi, yang pensiun belum begitu banyak lah,” kata Wali Kota dua periode itu.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi mengatakan pengangkatan tenaga honorer kategori 2 (K2) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dimulai tahun 2016. Menpan-RB juga menyetujui pengangkatan 440.000 tenaga honorer K2 sebagai PNS secara bertahap dengan sejumlah catatan.

“Karena tahun 2015 ada moratorium pengangkatan CPNS, maka pengangkatan K2 dimulai 2016 secara bertahap paling lama hingga 2019, tapi kita usahakan dipercepat,” ujar Yuddy. (rna/bpos)

Respon Anda?

komentar