Wali Kota Batam Resah, Pelajar Batam Sumbang Asap Rokok

454
Pesona Indonesia
Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan. Foto: yusuf hidayat/batampos
Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan. Foto: yusuf hidayat/batampos

batampos.co.id -Wali Kota Batam Ahad Dahlan prihatin sekaligus resah melihat banyaknya pelajar di Batam yang memiliki kebiasaan merokok. Yang paling memprihatinkan lagi, asap rokok tersebut mengganggu warga di sekitarnya.

“Merokok tak dianggap tabu lagi (bagi pelajar, red),” ujar Dahlan.

Dahlan menambahkan, persepsi bahwa merokok bagian dari gaya hidup modern masih melekat di masyarakat. Buruknya, persepsi itu ditiru anak-anak usia sekolah. Ditambah di lingkungan terdekat anak, khususnya di rumah masih banyak orangtua yang dengan enteng merokok di depan anak-anak mereka.

Wali Kotadua periode ini menilai, tagline slogan bahayya merokok sperti merokok membunuhmu, merkok menyebabkan kanker, dan membunuh janin tak memberikan efek jera.

Dahlan merujuk data WHO awal 2008 yang memperkirakan 1 miliar orang meninggal akibat rokok. “Baik perokok aktif maupun pasif,” tuturnya.

Karenanya, lanjut Dahlan setiap orang berhak memperoleh hidup sehat bebas  asap rokok, terutama di ruang publik.

Dahlan meminta DPRD dan instansi pemerintah, serta seluruh komponen masyarakat bisa melakukan perubahan dan membatasi wilayah untuk merokok.

“Salah satu caranya, menyiapkan ranperda tentang kawasan tanpa rokok,” beber Dahlan.

Menurutnya, area tanpa rokok itu merupakan tindak lanjut dari program pemerintah pusat untuk mencegah dampak negatif rokok terhadap kesehatan masyarakat.

Kawasan tanpa rokok (KTR) yang diajukan dalam ranperda tersebut diantaranya fasilitas pelayanan kesehatan, tempat ibadah, tempat bermain anak, angkutan umum, tempat kerja, dan ruang publik lainnya seperti tempat proses belajar mengajar,  tempat umum, serta tempat lain  yang ditetapkan oleh kepala daerah. (hgt/bpos) 

Respon Anda?

komentar