Curi 4 Batang Kayu di Hutan, Dua Buruh Divonis 1 Tahun Penjara

244
Pesona Indonesia
Revianto, salah satu dari dua orang terdakwa kasus pencurian kayu divonis 1 tahun penjara di PN Batam, Rabu (18/10). Foto: yashinta/batampos
Revianto, salah satu dari dua orang terdakwa kasus pencurian kayu divonis 1 tahun penjara di PN Batam, Rabu (18/10). Foto: yashinta/batampos

batampos.co.id – Hanya karena mencuri empat batang kayu (ilegal loging) di Hutan Duriangkang, dua orang buruh dihukum satu tahun penjara. Selain itu, mereka juga diwajibkan membayar denda Rp 500 juta.

Kedua terdakwa yakni Revianto dan Zulhaji disidang dalam vonis terpisah di Pengadilan Negeri Batam, rabu (7/10). Namun hukuman yang dijatuhkan oleh majelis hakim sama, meski mereka berbeda tugas dalam ilegal loging tersebut.

Majelis hakim yang dipimpin Vera Simajuntak didampingi hakim Alfian dan Syahrial Harahap menyatakan keduanya bersalah melanggar pasal 82 huruf1 ayat B tentang pengrusakan hutan. Hal itu terbukti dari fakta-fakta di persidangan. Mulai dari keterangan saksi hingga terdakwa.

Menurut hakim Vera, Revianto terbukti bersalah mengambil empat batang kayu hutan tanpa izin. Empat batang kayu itu telah dipotong-potong berbentuk balok menggunakan mesin senso. Sementara Zulhaji bertugas mengangkut balok kayu tersebut dari dalam hutan ke jalan raya.

“Terdakwa tak memiliki izin untuk melakukan penebangan dan pengakutan kayu di dalam hutan,” kata hakim Vera kepada kedua terdakwa namun dalam vonis terpisah.

Namun, sebelum memvonis kedua terdakwa, hakim Vera mengatakan pihaknya telah mempertimbangkan hukuman untuk kedua terdakwa. Hal yang memberatkan perbuataan keduanya tidak mengikuti program pemerintah dalam pemberantasan ilegal loging serta meresahkan masyarakat. Sementara yang meringankan terdakwa bersikap sopan dan mengakui perbuatannya. Apalagi, terdakwa yang merupakan kepada rumah tangga masih punya tanggungan keluarga.

“Menyatakan terdakwa Revianto dan Zulhaji bersalah. Menghukum terdakwa dengan satu tahun penjara. Mewajibkan terdakwa membayar denda Rp 500 juta subsider empat bulan kurungan,” jabar Vera.

Atas putusan itu, kedua terdakwa menerima. Hal yang sama juga dinyatakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Barnard yang menerima putusan. Meski hukuman tersebut lebih ringan dua bulan dari tuntutanya yang menuntut terdakwa dihukum satu tahun dan dua bulan penjara.

Bagaimana para pemain besar yang menggundul hutan Batam pak Hakim? Kok tak ditangkap dan tak dipenjara? (she/bpos)

Respon Anda?

komentar