Kejari Batam Tagih Berkas dan Dua Tersangka Korupsi Alkes Puskesmas Batam

582
Pesona Indonesia
Kasi Pidsus Kejari Batam, Tengku Firdaus. Foto: asrulrahmawati.wordpress.com
Kasi Pidsus Kejari Batam, Tengku Firdaus. Foto: asrulrahmawati.wordpress.com

batampos.co.id – Polresta Barelang mengantung proses penyidikan dua tersangka dugaan korupsi alat kesehatan Pukesemas se-Kota Batam yakni Suhadi dan Euis Rodiah. Kejaksaan Negeri Batampun akhirnya mempertanyakan proses penyidikan ke Polresta Barelang.

Kasi Pidsus Kejari Batam, Tengku Firdaus mengatakan pihaknya telah melayangkan dua surat ke penyidik Polresta Barelang. P20 (pemberitahuan masa penyidikan telah habis) untuk tersangka Suhadi, sebab beberapa waktu lalu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) sudah mengirimkan P19 ke penyidik.

Sedangkan untuk tersangka Euis, Jaksa mengirimkan P17
(menanyakan tindak lanjut perkembangan penyidikan ke penyidik), karena berkas Euis hanya dalam bentuk Surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP).

“Dua surat itu kita kirimkan tertanggal hari ini (kemarin,red). Dan semoga penyidik bisa merespon dengan cepat,” kata Firdaus di Kantor Kejari Batam, Rabu (7/10).

Menurut Firdaus, pihaknya sudah cukup lama menunggu pelimpahan tersangka. Namun hingga kemarin, belum ada tanda-tanda pelimpahan berkas atau tersangka. Sehingga pihaknya pun mempertanyakan proses penyidikan tersebut. Apalagi, saat ini, Erigana yang lebih dulu dilimpahkan, sudah menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Tanjung Pinang dengan agenda esepsi.

“Padahal beberapa waktu lalu, kita berharap pelimpahan tersangka bisa sama-sama, untuk mempermudah pemanggilan saksi,” jelas Firdaus.

Firdaus juga berharap bisa melimpahkan Suhadi dan Euis bersama-sama ke persidangan. Selain perkaranya sama, berkas para tersangka memang dibutuhkan dalam persidangan, untuk membuktikan dakwaan.

“Kami akan tagih terus kepada penyidik, agar secepatnya dilimpahkan,” pungkasnya. (she/bpos)

Respon Anda?

komentar