Kontingen PSC Kepri Bersaing dengan Jawa Barat

391
Pesona Indonesia
foto: chahaya / batampos
foto: chahaya / batampos

batampos.co.id  –  Kontingen Kepulauan Riau yang mengikuti kategori Paduan Suara Campuran (PSC) bersaing ketat dengan kontingen Jawa Barat dan Yogyakarta. Baik penampilan dan harmonisasi, masing-masing kontingen dari nomor undian 1-10 mempunyai keunikan tersendiri.

Kontingen PSC Kepri, tampil sebagai nomor undian 8. Mereka tampil setelah peserta nomor 6 dari Jawa Barat. Oleh juri, peserta nomor 7 diskip karena belum lengkap persyaratan.

Peserta Kepri memberikan penampilan terbaik mereka. Mengenakan seragam berwarna kuning emas, mereka membawakan tiga lagu dengan judul Oh Indahnya Hidup Rukun ciptaan dari Christian Ishak Tanarla sebagai lagu wajib, Doa Bagi Bangsa Kami ciptaan dari Agastia Rama Listia sebagai lagu pilihan bebas berjudul Tuhan Penolong Hidupku.

Dalam perlombaan yang digelar di Gedung Budaya, Bukit Karpan tersebut, Kepri juga bersaing dengan kontingen Jawa Barat. Kontingen Jawa Barat tampil dengan kostum terbaik mereka yakni mengenakan kostum adat mewakili masing-masing provinsi di Indonesia. Suara mereka pun tak kalah dengan harmoni suara dari peserta Kepri maupun peserta lainnya.

Pelatih sekaligus dirigen paduan suara Kepri, Andreas Purwihandoko mengatakan bahwa anak asuhnya tersebut tidak pernah merasa bersaing. ” Orang melihat progres Kepri sudah baik. Kami tidak memacu diri untuk bersaing, melainkan memacu diri memperbaiki skor sekaligus mengumandankan puji-pujian kepada Tuhan,” jelas Andreas yang akrab disapa mas Kokok.

Selain kategori PSC, di hari yang sama, kontingen Kepri juga mengikuti perlombaan Solo Remaja Putra, Santo Oppusunggu, Solo Remaja Putri Sabrina Panjaitan di gedung Xaverius, Ambon.

Pengumuman pemenang seluruh kategori akan dilaksanakan berbarengan dengan Musyawarah Nasional Pesparawi, Sabtu (10/10) mendatang. (cha)

Respon Anda?

komentar