Pak Wali…, Buruk Kali Sistem Drainase di Seibeduk

363
Pesona Indonesia
Begini kondisi ruas jalan Brigjen Katamso (depan Perumahan Mukakuning Indah I) Batuaji, Selasa (6/10). Buruknya sistem drainase di Batam menimbulkan banjir di berbagai tempat saat hujan turun. Titik banjir juga ada di Seibeduk. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Begini kondisi ruas jalan Brigjen Katamso (depan Perumahan Mukakuning Indah I) Batuaji, Selasa (6/10). Buruknya sistem drainase di Batam menimbulkan banjir di berbagai tempat saat hujan turun. Titik banjir juga ada di Seibeduk. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Drainase utama yang berada di pinggir jalan S Parman Seibeduk mendangkal lantaran tumpukkan dan sampah pada drainase tersebut. Pendangkalan tersebut sudah terjadi sejak lama namun tidak mendapat perhatian Pemerintah Kota Batam.

Terlihat jelas drainase tidak terurus dari SPBU Tanjungpiayu sampai pintu III Perumahan Seibeduk. Padahal, Pemko Batam selalu mengembar-gemborkan Seibeduk sebagai salah satu kecamatan yang menjadi prioritas pembangunan.

“Waktu hujan kemarin-kemarin saja airnya hampir meluap, padahal untuk seukuran parit besar begini tidak mungkin sampai begitu,” ujar warga perumahan perumahan Bidaayu, Arya, Rabu (7/10) pagi.

Tidak hanya berpotensi menyebabkan banjir,¬† pedangkalan drainase tersebut juga menimbulkan kesan kumuh akibat sampah berserakan. “Banyak sampah juga kan,” katanya.

Syaiful, warga lainnya mengatakan pemerintah sudah seharusnya melakukan pengerokan drainase tersebut. “Lama-lama makin dangkal, banjir bisa meluas,” ujar warga perumahan Griya Piayu Asri ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Batam, Yumasnur  mengatakan akan segera melakukan normalisasi drainase tersebut. Normalisasi tidak dilakukan lantaran beberapa alat berat yang dimiliki PU sedang dipakai pada aktivitas di lain tempat.

“Tahun ini kami akan lakukan normalisasi, secepatnya. Tertunda karena alat berat masih dipakai di proyek yang lain,” ujarnya. (cr13/bpos)

Respon Anda?

komentar