Hindari Kejaran Begal Bersenjata Pedang, Tiga Orang Ditabrak Mobil

551
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Ahok, 28, Dara, 23 dan Leni, 24, nyaris jadi korban kawanan begal bersenjata pedang di jalan Raya Batuampar, Kamis (8/10) dini hari. Usaha mereka berhasil namun nyawa mereka nyaris lenyap juga karena ketiganya malah ditabrak mobil Toyota Rush di depan PT Trakindo, Batumpar.

Menurut informasi, ketiga muda-mudi ini baru saja pulang merayakan ulang tahun teman mereka di Kawasan Nagoya sekitar pukul 02.00 WIB melewati jalan raya Batuampar. Dalam berkendaraan ketiganya menggunakan dua sepeda motor. Ahok mengendarai sepeda motor Yamaha Mio BP 5802 OE, sedangkan Dara dan Leni berboncengan dengan sepeda motor Honda Beat BP 3065 JA.

Sekitar seratus meter dari SPBU Batuampar, muda-mudi ini tiba-tiba dihadang empat pria bersenjata pedang. Kawanan ini memepet mereka dan memaksa berhenti. Tak hanya itu, para begal juga mengancungkan pedang.

Takut dengan aksi begal, ketiga korbanpun mencoba memacu kendaraan mereka. Bahkan warga Bengkong ini terpaksa melawan arus untuk menghindari kawanan begal tersebut. Namun sayang, saat melawan arus, para korban tak melihat sebuah mobil Toyota Rush melaju dalam kecepatan tinggi. Tabrakan pun terjadi. Dua sepeda motor yang ditumpangi ketiga korban bertabrakan dan menimbulkan bunyi yang keras.

“Ketiga korban menggunakan dua motor, karena melawan arah makanya ditabrak mobil,” kata Adi, saksi mata kecelakaan tersebut.

Menurut dia, ketiga korban tampak tak bisa bangun usai kecelakaan tersebut. Mereka pun dilarikan ke rumah sakit Budi Kemuliaan (RSBK) di Seraya oleh sekuriti perusahaan sekitar. Ketiganya langsung ditangani oleh tim medis. Satu korban tak sadarkan diri, karena mengalami luka retak pada bagian kepala sebelah kanan akibat benturan aspal.

“Korban yang laki-laki cukup parah dan tak sadarkan diri. Infonya mengalami retak di kepala,”terang Adi lagi.

Sementara Dara masih terlihat shock. Sambil menahan sakit, wanita berusia 24 tahun ini mengaku telah diikuti kelompok begal sejak dari SPBU Batuampar. Meski sempat melihat kawanan tersebut, namun Dara mengaku tak curiga.

Namun, sekitar seratus meter dari SPBU, mereka langsung dipaksa berhenti dan pelaku juga mengacungkan pedang. “Mereka pakai samurai (katana/pedang, red) panjang. Dan mengarahkan ke kami,” terang Dara.

Dara mengaku, ia dan dua rekannya langsung memacu kendaraan tersebut. Mereka tak menghiraukan perintah para begal untuk berhenti. Mereka juga menghindari para begal dengan melawan arus jalan. Namun sayang, baru melawan arus, kendaraan mereka ditabrak mobil.

“Pelaku terus mengejar kami dengan samurai dan mereka berusaha menebaskan samurainya ke kami. Kami melawan arah dan ditabrak. Saya sempat tak sadarkan diri,”ungkap Dara.

Ditambahkan Leni, para pelaku sempat melihat mereka terjatuh dari jauh dan langsung kabur saat sekuriti datang. “Barang-barang kami tidak ada yang diambil pelaku, karena kami ditolong oleh sekuriti,” ujarnya.

Linda, kakak Ahok, terlihat cemas saat mendatangi rumah sakit. Apalagi setelah dokter menunjukan hasil rontgen bagian kepala dan dada Ahok. Ahok mengalami luka dalam yang cukup parah.

“Padahal darahnya sedikit keluar, tetapi hasil rontgennya mengerikan,” terangnya.

Tak lama ketiga korban ditangani oleh tim medis, polisi dari unit Lakalantas mendata para korban dan semua kendaraan yang terlibat tabrakan sudah diamankan di Polresta Barelang.

“Semua kendaraan sudah kita amankan, termasuk mobil Toyota Rush yang menabrak para korban,” kata salah seorang sumber kepolisian yang datang dinihari itu. (she/bpos)

Respon Anda?

komentar