Dititip di Rumah Neneknya, Aisyah Kabur

465
Pesona Indonesia
Aisyah bercengkrama dengan Polwan di Polsek Lubukbaja. Foto: Yofi Yuhendri/batampos
Aisyah bercengkrama dengan Polwan di Polsek Lubukbaja. Foto: Yofi Yuhendri/batampos

batampos.co.id – Seorang anak berusia tiga tahun bernama Aisyah Khumaira sempat dinyatakan hilang dari rumahnya di Baloi, Sabtu (10/10) pagi. Bocah yang biasa disapa Ira ini lantas ditemukan kebingungan di parkiran depan BCS Mall, Lubukbaja.

Ira ditemukan juru parkir bernama Salim. Salim membawa bocah ini menuju Mapolsek Lubukbaja.

“Saya lihat dia nangis dekat saya. Ditanya orangtuanya dia tetap nangis. Saya juga lapor ke pihak BCS untuk mengumumkan anak hilang,” kata Salim.

Usaha Salim mencari keberadaan orangtua Ira tak membuahkan hasil. Pihak BCS Mall yang mengumumkan informasi adanya anak hilang tak mendapatkan respon dari para pengunjung.

“Saya urus bawa ke Polsek dan titip pesan kepada teman-teman di sana (parkiran BCS) kalau ada anak yang hilang,” tuturnya.

Di Mapolsek Lubukbaja, Ira terlihat tanpa ada kesedihan. Bocah berkulit hitam manis ini asyik bermain bersama salah seorang anggota polisi wanita.

“Tadi sama Bunda pergi. Bunda di sana,” kata Ira sambil menunjuk arah luar Mapolsek.

Tepat pukul 16.00 WIB, suasana Mapolsek berubah kesedihan. Irman, ayah sang bocah tak kuasa menahan tangis melihat putri keduanya itu dalam keadaan sehat.

Irman mengaku kehilangan keberadaan anaknya saat pergi memancing. Ira dititip di rumah neneknya tak jauh dari BCS Mall.

“Saya titip sama Omanya. Mungkin dia langsung kabur saja,” kata Irman di Mapolsek Lubukbaja.

Mendengar kabar hilangnya Ira, Irman mengaku langsung melakukan upaya pencarian di sekitat BCS Mall. Termasuk menanyakan informasi kepada para juru parkir.

“Saya dapat informasi dari juru parkir. Katanya ada penemuan, dan saya langsung ke sini (Polsek),” tutupnya.

Sementara itu, Kapolsek Lubukbaja, Kompol I Nyoman Dewa ASN membenarkan adanya penemuan anak hilang. Ia mengimbau kepada orangtua agar meningkatkan pengawasan kepada para anak.

“Anak itu sudah dipertemukan dengan orangtuanya,” pungkasnya. (opi/bpos)

Respon Anda?

komentar