Tahun Ini, Kepri Dapat Jatah 15 Praja IPDN

995
Pesona Indonesia

stpdn

batampos.co.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membuka kesempatan bagi pemuda-pemudi Indonesia yang ingin menjadi praja di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Tahun 2015 ini, Kemendagri butuh tambahan 900 praja yang terbagi di 34 provinsi. Karena itu, jumlah kuota calon praja yang mendapat ikatan dinas sebagai pegawai negeri sipil (PNS) itu juga tak banyak.

“Provinsi kita (Kepri) hanya mendapat kuota15 orang,” kata Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan Badan Kepegawaian dan Diklat (Kabid Diklat BKD) Kota Batam, Hendri Arulan.

Pada seleksi administrasi ini, calon peserta mengisi data pribadi, orangtua, dan sekolah. Adapun dokumen yang diunggah antara lain scan pas foto, KTP atau KK bagi yang berusia di bawah 17 tahun, serta scan surat tanda tamat belajar.

“Setelah mendaftar online, calon peserta akan mendapat nomor registrasi. Kemudian panitia di Kemdagri akan memverifikasi. Hasil verifikasi kelulusan administrasi akan diumumkan di web yang sama pada 14 Oktober,” paparnya.

Peserta yang dinyatakan lulus akan diberi kartu tanda peserta seleksi calon praja IPDN. Kartu ini bisa dicetak langsung oleh peserta seleksi.

Seleksi berikutnya yakni Tes Kompetensi Dasar (TKD) pada 17-20 Oktober, bertempat di BKD Provinsi Kepri di Dompak, Tanjungpinang. Dan hasil TKD akan diumumkan di website SPCP IPDN pada 21 Oktober.

Tes selanjutnya yakni tes kesehatan fisik dan tes kesehatan organ dalam yang dilakukan di Kesrem pada 26 Oktober-1 November. Dan diumumkan pada 2 November 2015.

“Tahapan berikutnya yakni tes kesamaptaan online pada 5 November. Dilanjutkan tes psikologi, tes integritas, dan tes kejujuran pada 6-9 November di Provinsi. Hasilnya diumumkan 14 November 2015,” ujarnya.

Setelah itu, masuk penentuan akhir. Peserta tes penentuan akhir akan daftar ulang di kampus IPDN Jatinangor pada 15-17 November 2015. Saat di Jatinangor peserta diminta bawa berkas-berkas yang asli untuk diverifikasi kembali.

Selain itu juga akan mengikuti tes ulang kesehatan, kesamaptaan, tes kompetensi bidang, serta wawancara. Seluruh proses seleksi, sambungnya, tidak dipungut biaya karena ditanggung APBN. Kecuali pengiriman ke Jatinangor untuk tes penentuan akhir.

“Hasil lulus seleksi akan diumumkan 24 November 2015 di website SPCP IPDN,” kata Hendri. (rna)

Respon Anda?

komentar