Tim Pesparawi Kepri Bawa Pulang 6 Medali Emas dan 4 Perak

647
Pesona Indonesia
foto: chahaya / batampos
foto: chahaya / batampos

batampos.co.id – Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XI tingkat nasional di Ambon membawa angin segar bagi kontingen Kepri. Mereka berhasil membawa pulang 6 medali emas dan 4 medali perak dari 10 kategori yang diikuti. Itu artinya Kepri berhasil meningkatkan prestasi gemilangnya dibanding pelaksanaan Pesparawi X di Kendari 2012 lalu.

“Puji Tuhan, perolehan medali ini melebihi target yang kita inginkan. 10 dari 15 kategori yang diikutkan, semuanya dapat medali. Ini sebuah peningkatan yang gemilang buat Kepri,” ujar Pelatih sekaligus konduktor Pesparawi kontingen Kepri, Andreas Purwihandoko usai pengumuman pemenang yang dilaksanakan berbarengan dengan Acara Penutupan Pesparawi di Stadion Mandala Karang Panjang, Sabtu (10/10) malam waktu setempat.

Andreas yang akrab disapa mas Kokok ini mengungkapkan, sebelumnya ia optimis kategori grup yang dia latih mampu membawa pulang emas.

“Puji Tuhan semua kategori grup kami memenangkan emas,” jelasnya.

Ada pun kategori medali emas yang dimenangkan Kepri yaitu Kategori, Paduan Suara Anak (PSA), Paduan Suara Wanita (PSW), Paduan Suara Pria (PSP), Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC), Vokal Group, serta kategori etnik yang memperkenalkan budaya pantun dan cengkok melayu dalam alunan irama gendang dan harmoni suara dengan judul lagu Dendang Pujian, ciptaan Andreas Purwihandoko sendiri.

“Paduan suara perempuan dan paduan suara pria, serta paduan suara dewasa campuran merupakan kategori yang pertama sekali Kepri ikutkan ke Pesparawi dan langsung emas. Puaslah, prestasi kita di atas target,” jelas mas Kokok.

Kepri juga mendapatkan medali perak untuk kategori solo anak usia 7-9 tahun yang mengantarkan Shaneisa Sihombing menjadi juara. Kategori solo remaja, dan solo anak usia 10-13 serta solo putra juga menjadikan Kepri menorehkan prestasi terbaiknya di Ambon.

“Secara tim, saya sangat berharap, para kontingen Kepri tetap solid, latihan bersama. Kita harus mempertahankannya di masa mendatang untuk Kepri dan Tuhan. Semoga LPPD¬† mampu membina dan mendatangkan bibit unggul di Kepri,” jelasnya.

Ketua Kontingen Kepri, Wirya Putra Silalahi mendapatkan kehormatan perwakilan menerima medali kemenangan berbarengan dengan perwakilan LPPD dari Aceh, Sumatera Utara, dan Lampung.

Selain itu, pertama kali dalam sejarah berlangsungnya Pesparawi, Maluku menjadi tuan rumah sekaligus juara umum. Wali Kota Maluku, Richard Louhenapessi mendapat kehormatan menerima piala kemenangan bersama Gubernur Maluku, Said Assagaf dari Menristek dan Dikti,Nassir AK.

Sementara itu, seluruh kontingen sempat protes saat juri mengumumkan kemenangan dengan mengubah pola tanpa menyebut nama provinsi melainkan nomor undi saat pertandingan.

“Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat,” ujar salah satu Dewan Juri, Chris Tambayong saat mengumumkan pemenang. (cha)

Respon Anda?

komentar