Demo Lagi Soal Wisuda Pakai Peci, Ini Jawaban Rektor Universitas Batam

568
Pesona Indonesia
Mahasiswa Universitas Batam membakar ban saat aksi demo di kampus Uniba yang menolak wisuda memakai peci, Senin (12/10). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Mahasiswa Universitas Batam membakar ban saat aksi demo di kampus Uniba yang menolak wisuda memakai peci, Senin (12/10). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Demo menolak wisuda menggunakan peci kembali pecah di kampus Universitas Batam (Uniba) siang tadi. Sejumlah calon wisudawan tetap menolak menggunakan peci. Alasannya, mereka membayar uang untuk pembelian toga, bukan peci.

Demo yang kaliĀ  kedua digelar ini akhirnya ditemui Rektor Universitas Batam, Prof Dr Ir Novirman Jamarun MSc. Sebelum menjelaskan alasan penggunaan peci, Novirman juga menjelaskan alasan mengapa ia tidak menemui mahasiswa ini pada demo Kamis lalu.

“Saya baru pulang dari Padang, bukan kabur,” tegasnya.

Novirman menjelaskan, keputusan menggunakan peci saat wisuda nanti sudah final. Pernyataan ini langsung mengundang reaksi dari para mahasiswa dengan teriakan menolak penggunaan peci.

“Kalau bapak tidak mengabulkan, kami akan demo lagi saat wisuda,” teriak mahasiswa.

Menurut Novirman, keputusan menggunakan peci saat wisuda sudah melalui rapat kampus dan yayasan. Tujuannya, bukan untuk menonjolkan agama tertentu, tapi melestarikan budaya melayu.

“Peci itu budaya melayu dan budaya menasional kita. Tujuan kita ingin melestarikannya. Jangan disalahartikan,” ujar Novirman. (bpos)

Respon Anda?

komentar