Uang Ros Duha 5.000 Dolar Singapura dan Rp 2,8 Juta Raib

462
Pesona Indonesia
KTP Ros Duha, pengusaha catering dan tempat hiburan yang tewas dibunuh. Foto: dalil harahap/batampos
KTP Ros Duha, pengusaha catering dan tempat hiburan yang tewas dibunuh. Foto: dalil harahap/batampos

batampos.co.id -Motif pembunuhan Ros Duha, pengusaha catering dan tempat hiburan malam di Sintai mulai terkuak. Selain dendam, juga diduga kuat ingin menguasai harta korban. Terbukti, uang 5.000 dolar Singapura atau sekitar Rp 50 juta dan uang rupiah Rp 2,8 juta raib.

Saat mobil Duha ditemukan di bandara, juga tak ditemukan uang tersebut di dalam mobil. Kuat dugaan, uang tersebut yang digunakan terduga pelaku untuk kabur keluar Batam melalui Bandara Hang Nadim Batam.

Feri, 32, karyawan katering milik Duha di Perumahan Putra Jaya Blok C, Tanjunguncang,  membenarkan Ros membawa uang membawa sebuah tas berwarna hitam yang berisi uang tunai.

”Di dalamnya ada uang 5.000 dolar Singapura atau senilai sekitar Rp 50 juta. Ada juga uang tunai Rp 2,8 juta,” sebutnya.

Feri menuturkan, pada Selasa (6/10) sekitar pukul 23.00 WIB korban dijemput oleh Ha dan Sk. Kedunya merupakan sopir pribadi korban yang belum sampai dua bulan bekerja.

”Setiap hari mami (korban, red) di sini. Beliau mudah percaya sama orang meski baru dikenalnya,” ujar Feri.

Seperti biasa, korban selalu pulang pukul 23.00 WIB ke Bar Mutiara, Sintai. Ha dan Sk bersaudara juga tinggal di bar tersebut.

Pukul 01.00 WIB, Ha dan Sk tidak terlihat bersama korban. ”Di Sintai mereka ditanya anak-anak, dimana ibu. Ada yang menjawab tidur di tempat katering,” imbun Feri menirukan.

Pukul 06.00 WIB pagi, seperti biasa Ha dan Sk mengantar cucu korban ke sekolah, setelah itu keduanya menghilang. ”Hingga sekarang keduanya tidak ketahuan dimana. Mobil Toyota Rush BP 1866 DP ibu ditemukan di bandara oleh polisi.” ungkapnya. (she/ska/cr14/rng)

Respon Anda?

komentar