Barang-Barang Nia Disumbangkan ke Panti Asuhan

514
Pesona Indonesia
NIa, saat masih hidup. Foto: facebook Nia
NIa, saat masih hidup. Foto: facebook Nia

batampos.co.id – Berbagai cara dilakukan oleh orangtua Dian Milenia Trisna Afiefa atau Nia, siswi SMAN 1 Batam yang tewas dibunuh dua pekan lalu. Mulai dari mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak ibadah, sampai menyumbangkan barang-barang Nia ke panti asuhan.

“Pakaian, mainan, dan barang-barang Nia lainnya yang bisa membangkitkan kesedihan kami, kami sumbangkan ke sebuah panti asuhan di kawasan Sagulung,” ujar Isna, ibu Nia.

Begitu juga sumbangan uang yang diberikan kerabat, teman, dan berbagai kalangan yang bersimpati dengan kepergian Nia. “Kami hibahkan ke panti asuhan dan masjid,” terangnya.

Meski mengaku berusaha kuat menerima cobaan itu, namun ibu Nia kadang-kadang masih labil. Kesedihan selalu menghinggapinya hingga air matanya selalu tumpah saat mengenang kejadian yang mengenaskan yang menimpa putrinya.

Rasa kehilangan ini bukan cuma dirasakan keluarga dan kedua orangtua korban. Namun rekan-rekan korban juga masih belum sepenuhnya merelakan kepergian gadis yang dikenal baik tersebut.

“Sabtu lalu datang teman-temannya dari SMP Negeri 26 Batam, dan Minggu lalu dari SMA Negeri 1 Batam guru dan murid satu lokal Nia,” ujar Isna.

Nia ditemukan tewas di hutan Seliladi pada Minggu (27/9) pagi. Ia dilaporkan hilang pada Sabtu (26/9) pagi.

Hingga memasuki pekan ketiga, pembunuh Nia belum juga ditemukan. Namun pihak kepolisian meyakinkan kalau pelaku pembunuh Nia sudah terdeteksi dan masih dalam proses pengerjaran. (opi/ska/cr14)

Respon Anda?

komentar