Ros Duha, Bos Tempat Hiburan Itu Ternyata Dijerat Tali dan Dipukul Benda Tumpul

244
Pesona Indonesia
Polisi mengevakuasi jenazah Ros Duha. Foto: Dalil Harahap/batampos
Polisi mengevakuasi jenazah Ros Duha. Foto: Dalil Harahap/batampos

batampos.co.id – Hasil autopsi mayat Ros Duha, pengusaha catering dan tempat hiburan malam di lokalisasi Telukpandan, Sintai, Tanjunguncang, Batam, menunjukkan, ia tewas dengan cara lehernya dijerat tali dan dipukul penda tumpul di dalam mobilnya sendiri, saat dijemput oleh Sintai, Hendra (Ha) dan Silikut (Sk), karyawannya sendiri, pada Selasa (6/10) malam.

“Benar, korban dijerat tali di leher dan dianiaya menggunakan benda tumpul,” ujar Kombes Asep Safrudin, Kapolres Barelang, Senin (12/10) malam.

Usai dibunuh, mayat Ros kemudian dibawa ke Bukit Harimau oleh Sintai, Hendra dan Silikut. Di sana keduanya membuang mayat Ros ke jurang lalu kembali ke tempat usaha Ros di salah satu bar di Telukpandan.

Keduanya lalu kabur keluar Batam usai mengantarkan ke sekolah cucu Ros pada Rabu (7/10) pagi melalui bandara Hang Nadim Batam. Keduanya kabur ke Medan menggunakan salah satu maskapai rute Batam-Medan.

Keduanya tertangkap terpisah di Medan. Hendra ditangkap di dekat perbatasan Aceh pada Minggu malam (11/10), sementara Silikut ditangkap Senin sore (12/10) di salah satu tempat di Medan. (ska/opi/cr14)

Respon Anda?

komentar