Ditangkap Saat Mau Pesta Sabu, Johanes Cs Dituntut Penjara 7 Tahun

518
Sidang tiga pengguna sabu di PN Batam, Selasa (13/10). Foto: anggie/batampos
Sidang tiga pengguna sabu di PN Batam, Selasa (13/10). Foto: anggie/batampos

batampos.co.id – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Johanes Mandowally, menuntut Hendrik Purba, Rido Saragih, dan Yusuf Bagaring, terdakwa pengguna narkoba jenis sabu seberat 0,30 gram, dengan tuntutan penjara 7 tahun pada persidangan di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (13/10).

Diketahui, sabu tersebut sengaja dibeli untuk dipergunakan secara bersama-sama dengan menggunakan uang hasil patungan mereka berempat (Ridwan masih berstatus DPO). Para terdakwa membeli sabu itu seharga Rp 200 ribu dari seseorang yang tidak mereka kenal di Kampung Aceh, kemudian akan dipakai bersama-sama di rumah DPO Ridwan.

Namun, tidak lama berselang pihak kepolisian datang ke rumah DPO Ridwan atas laporan dari warga sekitar. Ridwan berhasil melarikan diri dan hingga kini masih belum diketahui keberadaannya.

Barang bukti yang dihadirkan di persidangan oleh JPU Johanes yaitu 1 paket sabu seberat 0,30 gram dan bonk yang digunakan untuk menghisap sabu tersebut. “Para terdakwa diancam pidana berdasarkan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, yang dituntut selama 7 tahun,” kata JPU Johanes.

Dari tuntutan yang dibacakan JPU, ketiga terdakwa mengajukan pembelaan secara lisan di hadapan Majelis Hakim yang dipimpin Sarah Louis dan didampingi Hakim Anggota Arief Hakim. “Kami mengakui kesalahan yang diperbuat dan berjanji tidak mengulanginya, mohon ringankan hukuman kami,” ungkap para terdakwa.

Usai permohonan dari para terdakwa, Majelis Hakim akan bermusyawarah untuk mengambil keputusan dan kembali melanjutkan sidang pada pekan depan, Selasa (20/10) dengan agenda putusan. 1(cr5/bpos)

Respon Anda?

komentar