Hendra dan Simalikul Mengaku Membunuh Ros Duha karena Sering Dimarahi

482
Pesona Indonesia
Dua tersangka pembunuhan Ros Duha mempragakan cara mereka menghabisi nyawa majikannya di Polresta Barelang, Rabu (14/10). Foto: Johannes Saragih/Batam Pos
Dua tersangka pembunuhan Ros Duha mempragakan cara mereka menghabisi nyawa majikannya di Polresta Barelang, Rabu (14/10). Foto: Johannes Saragih/Batam Pos

batampos.co.id – Hendra, 21 dan Simalikul Mahadi, 18, mengaku membunuh Ros Duha, 48, pengusaha catering dan tempat hiburan malam di Teluk Pandan, Sintai, Tanjunguncang, Batam, karena sakit hati. Kedua pelaku kerap mendapatkan perlakuan kasar dan cacian dari korban.

“Saya sering dimarah-marahi dan dipukul pake tongkat juga,” kata Hendra di Mapolresta Barelang, Rabu (14/10).

Tak hanya itu, Hendra yang sudah bekerja sebagai sopir pribadi selama tiga bulan tak pernah mendapatkan gaji.

“Gaji saya juga tak pernah dibayar,” tuturnya.

Dari pengakuan Hendra, pembunuhan itu sudah direncanakan dua hari sebelumnya atau pada Minggu (4/10) lalu. Mereka mempersiapkan tali yang diambil dari jemuran belakang Bar Mutiara milik korban.

“Kami potong tali di belakang bar. Kami simpanĀ  (menunggu waktu yang tepat, red),” tuturnya. (opi)

Respon Anda?

komentar