Ini Pengakuan Pembunuh Ros Duha: Leher Ibu Kami Jerat Tali Selama 10 Menit

377
Pesona Indonesia
Dua tersangka pembunuhan Ros Duha mempragakan cara mereka menghabisi nyawa majikannya di Polresta Barelang, Rabu (14/10). Foto: Johannes Saragih/Batam Pos
Dua tersangka pembunuhan Ros Duha mempragakan cara mereka menghabisi nyawa majikannya di Polresta Barelang, Rabu (14/10). Foto: Johannes Saragih/Batam Pos

batampos.co.id – Dua pembunuh Ros Duha, 48, bos catering dan pemilik tempat hiburan malam di lokalisasi Sintai, Batam, Hendra, 21, dan Simalikul Mahadi, 18, akhirnya tiba di Batam siang tadi.

Baca Juga: Hendra dan Simalikul Membunuh Ros Duha karena Sering Dimarahi

Kedua pelaku berbagi tugas. Hendra sebagai sopir pribadi tengah mengemudikan mobil Toyota Rush Hitam BP 1866 DP, sedangkan Simalikul bertugas menjerat leher korban dari kursi penumpang belakang.

“Saya jerat dan dia (Hendra) yang memastikan tewas,” aku Simalikul.

Dari pengakuan keduanya, mereka menjerat leher Ros dengan tali jemuran. Butuh waktu 10 menit untuk memastikan Ros tak bernyawa lagi.

Ros ditemukan tewas membuusuk di Bukit Harimau Sekupang Batam pada Sabtu (10/10) petang lalu. Ia dilaporkan hilang pada Rabu (7/10). (opi)

Respon Anda?

komentar