Jatuh Cinta di Penjara, Setelah Bebas Menikah, Jual Sabu Bareng, Masuk Penjara Lagi Deh…

362
Pesona Indonesia
Pasutri yang diamankan bersama satu rekannya karena jualan sabu-sabu. Foto: Fiska Juanda/batampos
Pasutri yang diamankan bersama satu rekannya karena jualan sabu-sabu. Foto: Fiska Juanda/batampos

batampos.co.id – Jn dan Wd tertunduk malu, saat digiring oleh pihak petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri pada Selasa (13/10). Pasangan ini diamakan pada Kamis (8/10) lalu, karena kedapatan memiliki narkoba jenis sabu. Dari penyelidikan BNNP Kepri, pasangan ini sudah berjualan sabu selama empat bulan belakangan ini.

“Istrinya Jn yakni Wd, disuruh menjadi kurir barang haram ini,” kata Kepala BNNP Kepri, Benny Setiawan pada Selasa (13/10).

Ia mengatakan penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat tentanG adanya pengedar narkoba yang berkeliaran di sekitaran Botania. Lalu dari informasi ini, BNNP Kepri melakukan penyidikan. Dan ternyata informasi itu benar.

“Kami melakukan pengamatan disana beberapa waktu,” ujar Benny.

Lalu saat pengamatan itu, didapat informasi yang berjualan sabu adalah Wd. Penyidik BNN terus berupaya mengendus jejak Wd. Akhirnya pada Kamis (8/10), Wd menyambangi KFC Botania. Ia memarkir kendaraanya di samping KFC tersebut. Wd diduga akan melakukan transaksi, dengan salah satu pelangganya. Pada saat itulah penyidik BNN langsung mencokok Wd.

“Dari tangan Wd, kami mengamankan narkoba jenis sabu-sabu seberat 98 gram serta satu unit telpon genggam,” ungkapnya.

Selanjutnya pihak BNN melakukan pengembangan. Setelah memeriksa Wd, penyidik mendapati bahwa perempuan ini hanyalah kurir barang haram tersebut. Dari keterangan Wd, ia melakukan ini berdasarkan suruhan dari suaminya yakni Jn.

“Berdasarkan keterangan Wd, kami berhasil membekuk Jn,” ucap Benny.

“Mereka adalah pasangan resedivis, dari kasus berbeda. Jn, terlibat kasus narkotika. Sebelumnya dipenjara selama 2,5 tahun,” ujar Benny.

Dituturkan salah satu petugas BNN, bahwa pasangan ini bertemu di penjara. Dari pertemuan inilah, pasangan ini mengikat janji saling setia. Setelah keluar penjara mereka memutuskan menikah. Pasangan ini bukanya kembali ke jalan yang benar. Mereka malah kembali berbuat ulah, memilih berjualan sabu saat keluar dari penjara.

“Tak jera mereka, bukanya tobat, malah jualan yang tak bener,” ungkap salah satu petugas.

Pasangan ini memilih bungkam, saat ditanyai berbagai macam pertanyaan. Keduanya hanya tertunduk, saat ditanyai.

Benny mengungkapkan dari penangkapan kedua pasangan ini, BNN tak berhenti disitu saja. Ternyata Jn, memiliki kurir yang lain juga yakni Nc. Ia diamankan di dipinggir jalan depan Mustofa Plaza, Batam Center, Kota Batam. Dari saku celaka Nc ditemukan kunci mobil Toyota Avanza BP 1207 JS.

“Tim melakukan pengembangan ditemukan sabu seberat 618 gram dan 1 unit timbangan digital yang berada di dalam mobil tersebut terparkir di Perumahan Cipta Regency Blok D No.6,” tuturnya. (ska/bpos)

Respon Anda?

komentar