Ini Penjelasan Ketua KPU Batam Soal Penghapusan 52.655 Pemilih di Batam

452
Pesona Indonesia
Ketua KPU Batam, Agus Setiawan. Foto: Johanes Saragih/batampos
Ketua KPU Batam, Agus Setiawan. Foto: Johanes Saragih/batampos

batampos.co.id -Keputusan komisoner KPU Batam menghapus 52.655 pemilih di Batam pada rapat pleno penetapan daftar pemilih tetap (DPT) di kantor KPU Batam, Senin (12/10) lalu, terus menuai kontroversi. Bahkan, siang tadi ratusan massa yang merasa hak pilihnya dirampak mendatangi kantor KPU Batam.

Ketua KPU Batam Agus Setiawan menjelaskan, penghapusan 52.655 pemilih itu dari DPT karena ganda dan bermasalah. Akhirnya, DPT Batam tinggal 621.397 pemilih.

“Kami hanya data ulang, mencermati DPT hingga menghapus pemilih lantaran tidak memenuhi syarat,” ujar Agus.

Hal senada juga disampaikan Komisioner KPU Kota Batam, Mangihut Rajagukguk. “KPU hanya mendata ulang,” imbuhnya.

Menurutnya, pengurangan DPT itu karena banyak  pemilih ganda yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) sehingga mengacaukan DPT.

“Banyak masyarakat yang pindah ke Batam, namun Nomor Induk Kependudukannya (NIK) E-KTP nya tak terdaftar di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Batam,” jelasnya.

Hal inilah yang menjadi permasalahan karena warga pendatang baru tidak melapor ke Disdukcapil Kota Batam sehingga banyak data ganda.

“Makanya kita lakukan data ulang sebelum kami serahkan ke KPU Kepri. Semuanya sudah sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 4 Tahun 2015,” tegasnya. (rng/leo)

Respon Anda?

komentar