Kasus Ros Terungkap, Kasus Pembunuhan 3 Wanita Muda di Batam Kapan?

1703
Pesona Indonesia
Anggi (baju kuning). Foto: dok keluarga Anggi
Anggi (baju kuning). Foto: dok keluarga Anggi
Try Chintya Prasetya foto: istimewa
Try Chintya Prasetya foto: istimewa
Nia, saat masih hidup. Foto: facebook Nia
Nia, saat masih hidup. Foto: facebook Nia

batampos.co.id РKeberhasilan polisi mengungkap kasus pembunuhan Ros Duha (48), pengusaha katering dan tempat hiburan malam di Sintai, Tanjunguncang  dan Natalia, ibu rumah tangga yang dibunuh oleh suaminya sendiri, patut diapresiasi. Apalagi kedua kasus itu bisa diungkap dalam tempo kurang dari satu pekan.

Namun, keberhasilan Polda Kepri, Polresta Barelang dan jajarannya itu, tidak serta merta membuat kewajiban polisi mengungkap kasus lainnya berakhir. Pasalnya, masih ada tiga kasus besar, yaitu pembunuhan tiga wanita muda di Batam yang hingga hari ini belum terungkap.

Tiga wanit amuda itu, yakni Try Chintya Prasetya, 17, Dwi Wana Juli Anggi, 18,  dan

Milenia Trisna Afiefa atau Nia, 16 tahun.

“Ketiga kasus itu lebih menyita perhatian publik bahkan menggerkan Batam karena korbannya wanit amuda dan satu masih berstatus pelajar SMAN1 Batam. Ini harus diungkap juga,” kata Helmy Hemilton, anggota DPRD Batam, Rabu (14/10).

Politikus Demokrat ini mengatakan, masyarakat menaruh harapan besar kepada jajaran Polresta Barelang, khususnya jajaran Satreskrim, untuk dapat mengungkap kasus pembunuhan tiga wanita muda itu. Sebab, kata dia, pengungkapan tiga kasus ini akan memberikan dampak psikologis yang sangat besar bagi masyarakat.

Dia sendiri mengaku sepenuhnya percaya kepada polisi. Bahwa mereka sudah bekerja keras dan menggunakan segala teknik penyidikan. “Namun jika kasus ini tak terungkap, masyarakat akan was-was,” katanya.

Di sisi lain, dia juga berharap kerja sama masyarakat dalam mengungkap kasus ini. Dia meminta warga memberikan melapor ke polisi jika mengetahui informasi seputar kasus pembunuhan Cinthya, Anggi, dan Nia itu.

“Sekecil apapun informasinya akan sangat membantu. Jangan takut melapor polisi,” katanya.

Hal senada disampaikan Marlon Brando Siahaan, anggota DPRD Batam dari Fraksi Gerindra. Dia juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan moral kepada kepolisian untuk tetap yakin bisa mengungkap kasus tersebut.

“Kita percayakan ini kepada polisi dan harus kita yakini, ini akan bisa terungkap,” tambahnya.

Sementara itu Tumbur Sihaloho, anggota Komisi I DPRD Kota Batam juga mengapresiasi kepolisian dalam mengungkap dua kasus pembunuhan terakhir. Hanya dalam hitungan hari, pelakunya bisa langsung tertangkap meski sudah melarikan diri ke luar daerah.

“Kita harus percaya sama penegak hukum kita. Mari sama-sama kita mendoakan agar kasus yang sebelumnya bisa segera terungkap,” katanya.

Menurut Tumbur dengan pengungkapan dua kasus pembunuhan yang sangat cepat oleh pihak kepolisian baru-baru ini maka beberapa kasus sebelumya juga akan terungkap.

“Mungkin karena minimnya barang bukti dalam beberapa kasus sebelumnya, makanya agak sulit diungkap. Tetapi harapan kita, itu semua segera terungkap,” harapnya. (ian/she/opi)

Respon Anda?

komentar