Alamak…, Gara-Gara Tak Sanggup Bayar Mahar, Calon Menantu Dipolisikan

341
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id -Gara-gara pacaran melampaui batas, Sn, pelajar salah satu SMA di Batam yang baru berusia 19 tahun hamil. Anak yang ia kandung adalah benih dari pacaranya Iw, yang juga pelajar SMA berusia 18 tahun.

Karena sudah terlanjur hamil, orangtua kedua belah pihak sepakat menikahkan mereka. Namun belumlah pernikahan dilangsungkan, Dy,40, calon mertua laki-laki Iw memilih melaporkan calon menantunya itu ke Polsek Batuaji. Masalahnya, dalam perundingan, pihak keluarga Iw tak sanggung membayar mahar yang diminta ayah Sn sebesar Rp 35 juta.

“Orang tunya tidak sanggup membayar mahar,” ujar Sn.

Menurut Sn, mahar yang diminta orang tuanya itu hanya untuk membeli peralatan pernikahan, kasur, lemari, dan alat rumahtangga lainnya.

Sn mengaku sudah setahun menjalin asmara dengan Iw. Karena sudah mengetahui dirinya hamil, ia sempat membuka kos-kosan di Perumahan PJB, Batuaji.

“Saat buka kosan dibayar oleh dia (Iw,red) sebesar Rp 300 ribu,” kata Sn.

Iw, kata Sn, sebelumnya juga berstatus pelajar SMA, namun sudah berhenti sekolah satu pekan ini. “Dikeluarkan karena ketahuan,” kata Sn.

Kapolsek Batuaji Kompol Andy Hermasyah menyarankan permasalahan ini lebih baik diselesaikan secara kekeluargaan.

“Mereka sudah dewasa, tidak anak-anak lagi,” ujar Andy. (cr14)

Respon Anda?

komentar