Jambret Mengganas, Para Wanita, Ini Nasehat Kapolsek Batuaji

1083
Pesona Indonesia
Ilustrasi jambret. Foto: merdeka.com
Ilustrasi jambret. Foto: merdeka.com

batampos.co.id – Aksi jambret yang terjadi di Batam, khususnya wilayah Batuaji makin menggila. Sasarannya didominasi perempuan pengendara sepeda motor. Tak hanya mengincar harta benda, jambret juga bisa membuat korbannya jatuh dan meninggal

“Kami mengimbau warga agar selalu waspada dan berhati-hati,” ujar Kapolsek Batuaji Kompol Andy Hermansyah, Kamis (15/10).

Andy mengaku dia dan jajarannya terus memburu para pelaku jambret yang telah membuat resah masyarakat di wilayah kerjanya. Namun waspada lebih baik.

Andy meminta warga jika hendak berpergian keluar rumah, jangan mengunkan barang dan benda yang mencolok sehingga mendapat perhatian para pelaku kejahantan.

“Jangan letakkan barang di Dasbor motor dan memakai kalung emas yang berlebihan,” terang Andy.

Dari data yang didapatkan, dalam dua pekan di Oktober ini, terhitung ada tiga korban jambret.

Pertama korban bernama  Nurlina, 32,  Warga Perumahan Pluto, blok B nomor 8, Tanjunguncang, Batuaji. Ia dijambret di toko di depan Perumahan Tunas Regenci, Sagulung, pada Jumat (9/10), sekitar pukul 15.00 WIB. Korban mengalami kerugiang uang tunai senilai Rp 4,8 juta.

Kedua, Rahmi, 36,  Warga Perumahan Sagulung Baru blok E, yang dijambret di lampu merah Pasar Fanindo, Batuaji, Sabtu (10/10), pukul 14.00 WIB. Ia mengalami kerugian Rp 500 ribu. Ketiga, Irmawati, 33, warga Kampung Berendam, RT 06 RW 01 Tanjunguncang, Batuaji. Ia dijabret di depan gerbang Pasar Fanindo, Batuaji, Selasa (17/10) pukul 17.00 WIB. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 700 ribu beserta dokumen penting yang ada di dalam dompetnya.

Dari ketiga korban saat dimintai keterangan mengaku ciri-ciri pelaku nyaris sama saat, berkasi menggunkan sepeda Motor Mio, menggunkan jaket, berperawakan muda.

Sementara modus yang dilakukan pun sama. Korban para perempuan yang sedang mengendrai sepeda motor kemudian dipepeti pelaku tiba-tiba langsung menarik barang milik korban dan kemudian tancap gas. (cr14/bpos)

Respon Anda?

komentar