Modus Baru Penipuan, Pelaku Ngaku Temukan Dompet Lalu Minta Pulsa

3486
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Penipuan dengan modus penemuan dompet marak terjadi di Batam. Penipuan ini tergolong unik, karena pelaku akan berpura -pura mengaku menemukan dompet dan menghubungi korbannya. Terakhir, Andre, warga Batuaji menjadi korban penipuan pulsa tersebut, Kamis (15/10).

Kepada wartawan, Andre mengaku dihubungi oleh seseorang tak dikenal. Awalnya pelaku meyakinkan korban bahwa ia adalah teman satu kerjaannya dulu. Pelaku juga sangat mengetahui tentang keseharian korbannya. “Pelaku mengaku bernama Heri. Ia sangat tahu tentang saya,” ujar Andre kepada Batam Pos.

Setelah berbasa basi, lanjut Andre, pelaku kemudian mengaku menemukan sebuah dompet di jalan yang berisi uang Rp 5,7 juta, emas 15 gram dan resep berobat dokter. Pelaku menjanjikan akan menyambangi rumah korban dan membagi uang itu, asalkan korban mengaku dompet tersebut adalah miliknya.

“Ia juga menceritakan ciri-ciri dompet dan hal penting di dompet itu. Sepertinya ia sangat berpengalaman dan ahli dalam bersandiwara. Kemudian ada orang lain yang diduga sebagai teman pelaku berperan sebagai warga sekitar dan bertanya apakah saya memang pemilik dompet tersebut,” terang Andre lagi.

Usai meyakinkan bahwa ia pemilik dompet tersebut, kemudian warga sekitar tersebut meminta imbalan karena ikut menemukan dompet tersebut. Bukan uang, pelaku meminta jatah dalam bentuk pulsa sebesar Rp 100.000 ribu ke no 081260553701. Dan disaat itu, pelaku lainnya juga meminta pulsa yang sama.

“Saya seperti nggak sadar, karena apa yang disuruh mereka (pelaku-red) saya ikutin. Sampai-sampai saya harus mengisi pulsa mereka hingga lima kali dengan total Rp 500 ribu. Saya baru berhenti ketika seorang pegawai konter menyuruh saya untuk mencuci muka dan mengatakan saya kena hipnotis,” ungkapnya.

Kejadian ini sengaja diceritakan Andre agar masyarakat lain tidak menjadi korban berikutnya. Pelaku sangat ahli dan disaat ia sudah menelpon, maka seketika itu, korbanya akan menuruti semua permintaan pelaku. Waspadai setiap telepon dari orang yang tidak dikenal, meskipun ia mengaku sebagai teman atau saudara.

“Akibat kejadian ini saya harus membayar pulsa mereka hingga Rp 500 ribu lebih. Mudah-mudahan kejadian ini tidak terjadi lagi,” pungkasnya. (rng/bpos)

Respon Anda?

komentar