Begini Nih Kalau Sopir Ngantuk, Mobil Masuk Parit

348
Pesona Indonesia
Anggota Polisi lalulintas sedang melalukan pengecekan kondisi sebuah mobil truk  bermuatan tanah yang terperosok masuk parit dijalan persimpangan kalista samping pertokoan Purimas Batamcenter, Jumat (16/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos
Anggota Polisi lalulintas sedang melalukan pengecekan kondisi sebuah mobil truk bermuatan tanah yang terperosok masuk parit dijalan persimpangan kalista samping pertokoan Purimas Batamcenter, Jumat (16/10). Foto:Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Mobil Toyota Kijang Innova hitam BP 1461 GD mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Jenderal Sudirman atau tepatnya di depan Mapolresta Barelang, Jumat (16/10) siang. Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun mobil yang nyungsep ke dalam parit sempat menimbulkan kemacetan.

Kecelakaan tunggal ini terjadi ketika sang sopir bernama Rudi, melaju dari arah Simpang Jam menuju Simpang Kabil. Saat itu ia dikejutkan dengan munculnya sepeda motor yang menyalip dan memotong di depannya.

”Ada motor yang nyalip mobil saya. Jadi kaget dan banting stir,” kata Rudi di lokasi.
Ia mengaku, kecelakaan itu juga disebabkan kondisinya yang mengantuk, sehingga tak menyadari adanya sepeda motor. Mobil yang ia kemudikan sendiri melaju dengan kecepatan 80 km/jam.

”Semalam kerja lembur, jadi sedikit ngantuk. Ketika motor itu motong saya tak terlalu melihatnya,” tutur warga Batamcenter ini.

Ia mengatakan, ingin menuju wilayah KDA, Batamcenter untuk menyelesaikan pekerjaan. Namun, niatnya terhambat yang disebabkan mobil miliknya ringsek di bagian kanan. ”Untung saya tidak apa-apa. Kalau tidak dihindari, motor di depan bisa ditabrak,” paparnya.
Pantauan Batam Pos, mobil yang nyungsep ke parit ini di derek menuju Mapolresta Barelang. Rudi juga dimintai keterangan terkait kejadian ini.

Truk Tanah
Sementara itu, kecelakaan lalu lintas juga terjadi di dekat simpang lampu merah Sekolah Kallista, Batamcenter, siang kemarin sekitar pukul 12.00 WIB. Mobil truk BP 9450 DY yang bermuatan tanah terperosok ke parit. Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal yang diduga karena rem blong.

Dimas, saksi mata di lokasi mengatakan truk tersebut melaju dengan kecepatan sedang dari arah Simpang Frengki menuju Simpang Kallista. Namun tak jauh dari persimpangan, truk tersebut tiba-tiba hilang kendali. Untuk menghindari kecelakaan, sopir truk membanting stir ke kiri.

”Sopir banting stir, karena ada kendaraan di depannya. Karena banting stir, truk itu masuk parit besar. Tak ada yang luka, sopirnya hanya terlihat syok,” terang Dimas. (opi/she)

Respon Anda?

komentar