Polisi Curi 920 Kg Tembaga Divonis 7 Bulan, Warga Curi 4 Batang Kayu Divonis 1 Tahun & Denda Rp 500 Juta

269
Pesona Indonesia
Enam terdakwa kasus pencurian tembaga di PT Ecogreen Batam saat menjalani sidang tuntutan, Kamis (8/10). Foto: anggie/batampos
Enam terdakwa kasus pencurian tembaga di PT Ecogreen Batam saat menjalani sidang tuntutan, Kamis (8/10). Mereka divonis penjara 7 bulan pada persidangan putusan Jumat (16/10). Foto: anggie/batampos

batampos.co.id – Oknum polisi dan lima rekannya (bukan polisi) yang terlibat dalam pencurian 920 kg kabel tembaga di PT Ecogreen Kabil, hanya divonis ringan penjara 7 bulan. Sementara dua warga yang terbukti mencuri 4 batang kayu dari hutan di Batam divonis 1 tahun penjara dan denda Rp 500 juta. Adilkah?

Ya, itulah kenyataan yang terjadi. Harapan Sembiring (oknum anggota Polsek Sagulung) dan lima rekannya divonis ringan meski barang buktinya cukup besar mencapai 920 kg dan merugikan perusahaan ternama PT Ecogreen Kabil sekitar Rp 330 jutaan.

Putusan ringan itu dibacakan oleh ketua Majelis Hakim Budiman Sitorus didampingi anggota majelis Juli Handayani dan Alvian, pada persidangan putusan di Pengadilan Negeri Batam, Jumat (16/10).

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum, Bernard, yang menuntut ringan mereka 10 bulan penjarapada persidangan sebelumnya, Kamis (8/10). Anggota Polsek Sagulung dan lima rekannya yang terbukti bersalah itu dijerat pasal 363 ayat 1 KUHP.

“Untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatannya, maka Majelis Hakim memutuskan kepada enam terdakwa dengan hukuman penjara selama 7 bulan,” kata Budiman saat membacakan amar putusan.

Lima terdakwa lainnya yang juga rekan Harapan Sembiring (anggota Polsek Sagulung) adalah; Florentinus Tarigan, Viceroy Hengkasa, Togar Sirait, Jon Roy Kennedy Sitepu, dan Mistahudin.

Keenam terdakwa tersebut menerima putusan tersebut, sementara JPU menyatakan pikir-pikir dalam kurun waktu sepekan.

Sementara, dari fakta persidangan tidak ada menghadirkan saksi-saksi yang meringankan untuk keenam terdakwa, juga tidak didampingi Penasehat Hukum. Selama proses persidangan, jelas bahwa kesaksian yang diberikan para saksi mengarah kepada hal yang memberatkan para terdakwa.

Sementara itu, sekadar mengingatkan, Rabu (7/10) pekan lalu, Revianto dan Zulhaji, buruh yang mencuri 4 batang kayu di di hutan Duriangkang Batam divonis PN Batam, dengan hukuman satu tahun penjara dan diwajibkan membayar denda Rp 500 juta. Padahal barang bukti dan nilainya jauh lebih kecil dari kasus yang melibatkan oknum polisi tersebut. (bpos)

Respon Anda?

komentar