Polisi Tabrak Guru Ngaji, Statusnya Masih Saksi

446
Pesona Indonesia
Motor korban laka tewas yang di tabrak oleh oknum Polisi di Simpang Jam, Sabtu lalu di amankan di Polresta Barelang, Selasa (22/9). Foto: Johannes Saragih/Batam Pos
Motor korban laka tewas yang di tabrak oleh oknum Polisi di Simpang Jam, diamankan di Polresta Barelang, Selasa (22/9). Foto: Johannes Saragih/Batam Pos

batampos.co.id – Sebulan lalu mobil Patroli Sabara Polda Kepri menabrak pengendara sepeda motor di tengah jalan lampu merah Simpang Jam. Kecelakaan itu mengakibatkan Mualim, pengendara sepeda motor yang berprofesi sebagai guru mengaji tewas di tempat.

Namun hingga kini, polisi belum menetapkan tersangka dalam laka lantas tersebut.
Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Henry Andhar Sibarani, ketika dikonfirmasi terkait perkembangan penyelidikan enggan berkomentar.

”Saya belum bisa jawab, besok saja konfirmasinya,” kata Henry yang dihubungi Batam Pos, tadi malam.

Beberapa waktu lalu, Kapolresta Barelang, Kombes Asep Safrudin, mengatakan penyelidikan kasus laka lantas itu masih terus berlanjut. Namun pihaknya belum menentukan tersangka dikarenakan minimnya bukti dan keterangan saksi. Apalagi, keterangan saksi yang telah diperiksa berbeda-beda.

”Kasus ini masih berlanjut. Tapi belum ada tersangka. Keterangan saksi dan bukti minim,” kata Asep kemarin.

Menurut dia, dalam proses penyelidikan itu pihaknya telah melakukan prarekontruksi. Dimana keterangan saksi berbeda-beda. Ada yang menyebutkan jika mobil patroli melintas saat tiga detik menjelang lampu hijau berakhir. Dan sebagian saksi sudah merah.

”Itu yang sedang kita dalami. Sementara itu, status tiga polisi yang berada di dalam mobil patroli masih saksi,” beber Asep.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mualim, guru mengaji di pesantren wilayah Patam Lestari, Sekupang, tewas dalam kecelakaan di Simpang Jam, Sabtu (19/9) malam. Mualim yang mengendarai sepeda motor tersebut ditabrak mobil patroli Polda Kepri. Mualim sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Awal Bros (RSAB), namun nyawanya tak tertolong pada Minggu (20/9). Ia mengalami pendarahan di bagian hidung dan telinga. (she/bpos)

Respon Anda?

komentar