Belasan Senjata Tajam yang Diamankan Polisi Tenyata Atribut Penari Cakalele

373
Pesona Indonesia
Tarian Cakalele yang memang menggunakan senjata tajam sebagai atribut tarian. Foto: istimewa
Tarian Cakalele yang memang menggunakan senjata tajam sebagai atribut tarian. Foto: istimewa

batampos.co.id – Belasan senjata tajam (sajam) diamankan kepolisian dalam razia pemeriksaan dokumen kendaraan di Tiban, Sabtu (17/10) pagi. Namun ternyata, sajam ini milik grup penari Cakalele, tarian perang dari Malaku.

Harjo, salah satu penari Cakalele mengatakan, sajam itu akan digunakan sebagai atribut pada tarian Cakalele di Gereja Gemit, Batam Centre. Mereka tamu undangan dalam acara yang dihadiri Cagub Kepri HM. Sani dan Calon Wako Batam Rudi.

“Kita diundang buat menghadiri (tampil) di acara. Jadi itu (sajam) untuk atributnya saja,” ujarnya di ruang reksrim Unit III Polresta Barelang.

Ia mengatakan sajam yang mereka gunakan sudah memiliki izin dari Polda Kepri. Sajam itu termasuk alat tradisional perlengkapan tari daerah NTT, diantaranya berupa pedang, pisau dan tombak.

“Itu alat perlengkapan tari, bukan untuk macam-macam,” tuturnya.

Harjo menerangkan dalam satu grup tarian Cakalele berjumlah puluhan orang, dan masing-masing akan dilengkapi alat tradisonal. Bahkan, ia mengaku dengan penahanan tersebut penampilannya dalam acara bakal gagal.

“Kita perlu latihan terlebih dulu sebelum tampil. Kalau masih ditahan gimana mau tampil,” keluhnya.

Hal senada disampaikan penari lainnya. Selama membawa dan menggunakan sajam tersebut, mereka tak pernah berurusan dengan pihak kepolisian. Sajam itu hanya digunakan ketika diundang dalam penampilan tari Cakalele.

“Kalau tidak tampilĀ  kami simpan. Pemakaiannya juga tak sembarangan,” tuturnya. (opi)

Respon Anda?

komentar