Lima Mobil Terlibat Tabrakan Beruntun di Simpang Kabil

1102
Pesona Indonesia
Lima Mobil Terlibat Tabrakan Beruntun di Simpang Kabil, Batam. Foto: johanes saragih/batampos
Lima Mobil Terlibat Tabrakan Beruntun di Simpang Kabil, Batam. Foto: johanes saragih/batampos

batampos.co.id – Empat unit mobil dan satu truk lori terlibat kecelakaan beruntun di dekat lampu merah Simpang Kabil, Senin (19/10) sekitar pukul 08.00 WIB. Tak ada korban jiwa, namun kecelakaan diduga terjadi karena rem truk blong.

Kecelakaan yang melibatkan lima kendaraan ini menimbulkan bunyi yang cukup keras. Sehingga warga sekitar dan pengendara lainnya berbondong-bondong untuk mencari tahu apa yang terjadi.

“Mau ke Mukakuning, tapi tiba-tiba dengar bunyi keras, ternyata kecelakaan,” kata Agus, warga Batamcenter yang ada di lokasi.

Menurutnya, kecelakaan beruntun itu melibatkan lima kendaraan seperti CR-V silver BP 1717 DA, Zusuki Ertiga warna merah BP 1331GH, Toyota Avanza hitam BP  1662DQ, avanza silver BP 1968 DQ dan truk lori BP 9803 ZD.

Penyebabnya, truk lori yang  menghantam salah satu mobil yang akhirnya menabrak mobil lainnya secara beruntun. Akibatnya, empat mobil tersebut mengalami kerusakan. Bemper bagian depan dan belakang mobil penyok dan hancur. Begitupun kaca mobil bagian belakang.

“Yang nabrak truk lori itu. Saya tak tahu persis kenapa bisa nabrak, yang jelas bunyinya keras makanya saya ke sini,” terang Agus lagi.

Abi, pemilik kendaraan Avanza silver BP 1986 DQ mengatakan tabrakan itu terjadi begitu cepat saat dirinya mengemudi dari arah Bandara menuju Simpang Jam, Baloi. Sebelum tabrakan, laju kendaraan berhenti karena adanya lampu merah di Simpang Kabil. Namun tiba-tiba truk yang bermuatan batu batako menabraknya dari belakang. Tanpa sadar mobilnya pun melaju dan menabrak mobil yang ada didepannya, begitu juga dengan tiga mobil depan lainnya yang berakhir di mobil CR-V.

“Katanya rem bolong. Lagian lampu merah. Saya kaget. Mau hantar anak sekolah lagi,” ungkap Abi kesal.

Sementara itu, Kanit Lakalantas Polresta Barelang Ipda Arman membenarkan adanya kecelakaan yang disebabkan rem truk blong. Ia menegaskan, tak ada korban jiwa dalam kecelakaan. Namun, masing-masing pengendara menderita kerugian materi.

“Tak ada korban jiwa, hanya kerugian materi,”tegas Arman. (she/bpos)

Respon Anda?

komentar