Mulyadi, Ahli Kunci di Tanjungpantun Itu Telah Pergi

699
Pesona Indonesia

batampos.co.id –  Mulyadi, 37, salah seorang penghuni kos-kosan di lantai tiga Blok H, RT 2 RW 3, Tanjungpantun, Batuampar ditemukan tewas membusuk di kamarnya, Selasa (20/10) dinihari tadi.

Tubuh Mulyadi sudah menghitam dan mengeluarkan aroma tidak sedap.

Kanit Reserse dan Kriminal Polsek Batuampar Ajun Komisaris Andy Sofyan mengatakan jasad pria yang bekerja sebagai ahli kunci di Tanjungpantun ini pertama kali ditemukan oleh tetangga sebelah kamar korban.

“Tetangganya ini mencium bau busuk dari dalam kamar Mulyadi. Saat pintu digedor, tak ada sahutan. Curiga, saksi langsung melaporkan ke pemilik kos. Oleh pemilik kos ini dilaporkannya ke kita,” ungkap Andy.

Lanjut Andy, saat olah Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) pihaknya mendapati pintu kamar terkunci dengan gerendel dari dalam. Setelah dibongkar paksa, ternyata Mulyadi ditemukan dalam kondisi membusuk.

“Keterangan dari tetangga, korban sudah tiga hari tak nampak,” terang Andy.

Saat olah TKP (tempat kejadian perkara) dibantu tim  Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Satuan Reskrim Polresta Barelang, polisi menemukan obat penyakit dalam yang diduga milik korban. Informasi dari teman indekos, korban memang mengeluhkan sakit TBC.

Jasad Mulyadi akhirnya dievakuasi ke kamar jenazah  RSBP-Batam di Sekupang untuk keperluan pemeriksaan luar atau visum et repertum (VER).

“Hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban,” tutupnya. (coc)

Respon Anda?

komentar