Pembacaan Tuntutan Dua Jurnalis Inggris Ditunda

306
Pesona Indonesia
Dua jurnalis Inggris, Niel Richard George Bonner dan Rebecca Bernadette Margaret Prosser  didampingi seorang penerjemah saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Batam, Senin (19/10). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Dua jurnalis Inggris, Niel Richard George Bonner dan Rebecca Bernadette Margaret Prosser didampingi seorang penerjemah saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Batam, Senin (19/10). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Sidang tuntutan dua jurnalis Inggris yang dijadwalkan Senin (19/10) kemarin terpaksa ditunda karena tuntutan dinyatakan belum selesai dibuat oleh Jaksa Penuntut Umum. Penasehat Hukum (PH) dua jurnalis ini pun kecewa.

Sidang dibuka oleh Majelis Hakim dengan Hakim Ketua Wahyu Prasetyo Wibowo didampingi Hakim Anggota Budiman dan Juli Handayani, sekira pukul 14.25 WIB. Pernyataan ketidaksiapan pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bani I Ginting, dirasa tidak menghargai waktu menurut PH terdakwa, Aristo MA Pangaribuan.

Ia mengatakan, jadwal persidangan terhadap kliennya sudah ditentukan sebelumnya sesuai keinginan JPU, namun ternyata tetap tidak sesuai kesepakatan.

“Pada sidang sebelumnya bahwa dijadwalkan untuk sidang tuntutan di hari Senin (19/10) pukul 10.00 WIB, tapi sekarang saja baru di mulai pukul 14.25 WIB. Rentang waktu yang cukup lama hingga 10 hari dan jam pelaksanaan yang molor hingga berjam-jam ini seolah-olah waktu kita tidak ada harganya. Apakah klien kami harus dirugikan karena urusan birokrasi?” ujar Aristo.

Sementara dari kedua terdakwa Niel Richard George Bonner dan Rebecca Bernadette Margaret Prosser melalui penerjemahnya, juga mengaku kecewa atas penundaan sidang tersebut. Niel mungungkapkan, keluarganya sudah sangat risau menunggu kepastian hukum terhadapnya begitu juga dirinya dan Rebecca.

“Jika ditunda seperti ini, pasti akan semakin lama harus menunggu. Sangat kecewa,” ucapnya saat diterjemahkan.

Ungkapan yang sama juga diutarakan Rebecca. “Kecewa sekali, sudah dari pagi menunggu sidang, tapi belum juga dibacakan tuntutan. Bahkan sudah berbulan-bulan di Batam, tapi belum juga ada kepastian,” tuturnya.

JPU Bani I Ginting meminta kepada Majelis Hakim untuk memberikan waktu hingga Kamis (22/10) pukul 10.00 WIB. Ia berjanji di waktu tersebut tuntutan untuk kedua terdakwa sudah selesai dan bisa dibacakan. Hakim ketua kembali menguatkan permohonan JPU itu ke terdakwa dan PH nya.

“Tuntutan belum selesai karena sesuai posedurnya kita harus menunggu hingga selesai untuk dibacakan, seperti itulah sistem hukumnya. Maka kepada JPU diminta untuk menepati jadwal yang telah dibuat,” tegas Wahyu.

Dijadwalkan kembali, sidang tuntutan terhadap terdakwa Niel Richard George Bonner dan Rebecca Bernadette Margaret Prosser akan digelar Kamis (22/10) pukul 10.00 WIB. (cr15/bpos)

Respon Anda?

komentar