Tabrak Guru Ngaji hingga Tewas, Oknum Polisi Belum Tersangka

788
Pesona Indonesia
Motor korban laka tewas yang di tabrak oleh oknum Polisi di Simpang Jam, Sabtu lalu di amankan di Polresta Barelang, Selasa (22/9). Foto: Johannes Saragih/Batam Pos
Motor korban laka tewas yang di tabrak oleh oknum Polisi di Simpang Jam, Sabtu lalu di amankan di Polresta Barelang, Selasa (22/9). Foto: Johannes Saragih/Batam Pos

batampos.co.id – Sebulan yang lalu mobil Patroli Sabara Polda Kepri menabrak pengendara sepeda motor di tengah jalan lampu merah, Simpang Jam. Kecelakaan itu mengakibatkan Mualim, pengendara sepeda motor yang berprofesi sebagai guru mengaji tewas ditempat. Namun hingga kini, polisi belum menetapkan tersangka dalam laka lantas tersebut. Alasanya, masih melakukan penyelidikan.

Kapolres Barelang Kombes Asep Safrudin mengatakan pihaknya masih mengembangkan penyelidikan atas kecelakaan yang mengakibatkan Mualim tewas. Meski sudah ada beberapa saksi yang diperiksa, namun pihaknya belum mendapatkan cukup bukti untuk menetapkan tersangka.

“Belum ada tersangka. Kami masih melakukan pengembangan,” kata Asep di Polresta Barelang, kemarin.

Menurutnya, kasus kecelakaan di Simpang jam yang menewaskan Mualim, jauh berbeda dengan kecelakaan di jalan trans Barelang yang mengakibatkan  Arifin Ilyas, 36, dan Tedy Wanto, 33, tewas di tempat. Dimana pada kecelakaan yang melibatkan mobil Toyota Avanza dan dua sepeda motor, pihaknya mendapatkan banyak bukti serta keterangan saksi. Sehingga pihaknya bisa dengan mudah menetapkan Rival Ariski, pengemudi Avanza sebagai tersangka.

“Ini jelas beda, kecelakaan di Simpang Jam ini minim saksi,” tegas Asep.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mualim, guru mengaji di pesantren wilayah Patam Lestari, Sekupang, tewas dalam kecelakaan di Simpang Jam, Sabtu (19/9) malam. Mualim yang mengendarai sepeda motor tersebut ditabrak mobil patroli Polda Kepri.

Mualim sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Awal Bros (RSAB), namun nyawanya tak tertolong pada Minggu (20/9). Ia mengalami pendarahan dibagian hidung dan telinga.(she/bpos)

Respon Anda?

komentar