TNI Amankan 12 Anak Panah dan Parang

1037
Pesona Indonesia
Salah satu beko yang dibakar warga dijaga polisi. Foto: cco/batampos.co.id
Salah satu beko yang dibakar warga dijaga polisi. Foto: cco/batampos.co.id

batampos.co.id -Aksi pembakaran dua alat berat di Bukit Baloi yang juga menjadi lokasi latihan Yonif 134 Raider, langsung direspon sekitar 1 pleton anggota Yonif. Mereka menyisir Kampung Baloi Kolam. Hasilnya, mereka mengamankan 12 anak panah dan beberapa bilah parang.

“12 anak panah dan beberapa bilah parang ini kita temukan di bawah kasur, rumah milik salah seorang warga,” ujar seorang anggota Yonif di lokasi kejadian.

Pantauan batampos.co.id, tak hanya dua belko yang dibakar, posko latihan Yonif juga tampak rusak. Namun belum diketahui apakah posko itu dirusak warga yang sama dengan yang membakar Belko atau rusak karena terjangan angin.

Situasi di lapangan hingga berita ini diturunkan sudah terkendali. Sejumlah polisi dari Polresta Barelang dan Polsek Lubukbaja tampak berjaga-jaga di lapangan.

Sebelumnya, pada 1 September 2015 lalu, saat penggusuran kawasan tersebut juga sempat memanas. Warga yang tak terima digusur melakukan perlawanan.

Namun perlawanan warga sempat terhenti. Bahkan, warga sempat memberikan laluan pada perusahaan yang akan melakukan perataan lahan dengan membiarkan dua belko tersebut melakukan aktivitas perataan lahan.

Namun informasi yang sampai ke warga bahwa akses jalan ke kampung mereka yang dihuni puluhan KK, memicu kemarahan warga. Akhirnya terjadilah pembakaran dua belko tersebut.
(coc)

Respon Anda?

komentar