Begini Cara Kerja Maling Tajir Spesialis Pecah Kaca Mobil di Batam

1109
Pesona Indonesia
Kapolresta Barelang Asep Safrudin (tengah), Kapolsek Batuampar Ary Baroto (kanan) dan Kanit Reskrim polsek Batuampar Andi Sofian (kiri) mengekspose lima pelaku kejahatan pecah kaca beserta menunjukan barang bukti di Polsek Batuampar, Kamis (22/10). Foto: Johannes Saragih/Batam Pos
Kapolresta Barelang Asep Safrudin (tengah), Kapolsek Batuampar Ary Baroto (kanan) dan Kanit Reskrim polsek Batuampar Andi Sofian (kiri) mengekspose lima pelaku kejahatan pecah kaca beserta menunjukan barang bukti di Polsek Batuampar, Kamis (22/10). Foto: Johannes Saragih/Batam Pos

batampos.co.id – Kapolres Barelang Kombes Asep Safrudin mengungkapkan, komplotan maling spesialis pecah kaca mobil yang telah beraksi di 18 lokasi di Batam dengan keuntungan lebih dari Rp 1 miliar dalam lima bulan terakhir, merencanakan aksinya dengan sangat matang.

Dalam beraksi, ada yang bertugas merental mobil. Dengan menggunakan mobil rental itu, komplotan ini memantau situasi di lokasi yang menjadi target. Bahkan, tak segan-segan salah satu atau dua pelaku masuk ke bank berbaur dengan nasabah untuk mengincar calon korbannya yang sedang mengambil uang.

“Pelaku yang masuk di bank ini kemudian memberikan informasi ke eksekutor tentang calon korbannya,” ujar Asep saat ekspose di Mapolsek Batuampar, Kamis (22/10) siang.

Jika korbannya langsung pergi dari bank, maka pelaku lainnya mengikuti mobil calon korbannya dan menunggu korban stop atau memarkir kendaraanya. Saat mengikuti korbannya, pelaku menggunakan mobil rental agar tak ketahuan. Sementara eksekutor menggunakan sepeda motor.

Baca Juga: Wuihhh…, Maling Spesialis Pecah Kaca di Batam Bisa Beli Fortuner

Tak hanya itu, eksekutor juga kadang-kadang menggunakan mobil rentalan untuk beraksi atau menjemput pelaku yang sudah berhasil membobol mobil korbannya. Dengan kata lain, mereka berganti kendaraan untuk menghilangkan jejak. Tergantung situasi di lapangan.

“Mereka beraksi rapi dan terencana. Makanya hasilnya besar dan mereka bisa kredit mobil fortuner untuk beraksi lagi,” ujar Asep.

Asep menegaskan, ia dan jajarannya tidak akan pernah memberi ampun pelaku kejahatan, termasuk spesialis pecah kaca mobil yang banyak merugikan warga.

“Kami imbau juga warga yang akan mengambil uang banyak di bank untuk meminta bantuan pengawalan dari kepolisian,” ujar Asep. (bpcoid)

Respon Anda?

komentar