Kajati Kepri Minta BP Batam Berani Cabut Hak Pengalokasian Lahan Nganggur

673
Pesona Indonesia
Sudung Situmorang. Foto: cecep mulyana/batampos
Sudung Situmorang. Foto: cecep mulyana/batampos

batampos.co.id  – Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri, Sudung Situmorang meminta BP Batam sebagai pemegang hak pengelolaan lahan di Batam berani mencabut hak pengalokasian lahan pada perusahaan ataupun perorangan jika lahan yang diberikan tidak dimanfaatkan atau dimanfaatkan tapi tak sesuai peruntukan di peizinan.

“Jika tak ada tindakan sama sekali, harusnya pejabatnya dicopot, ” tegas Sudung saat berkunjung ke Batam Pos, Senin (19/10) lalu.

Menurutnya, lahan di Batam sangat berarti karena terbatas. Maka sudah seharusnya BP Batam mengambil tindakan tegaspada pemilik lahan yang tidak memanfaatkan lahan yang telah dialokasikan kepadanya.

“Cabut, berikan pada investor lain, kan aturannya ada, tinggal ketegasan BP Batam saja,” ujar Sudung.

Sudung mengaku mendengar ada mafia lahan. Ia berharap masyarakat memberikan data ke Kejati untuk ditelusuri.

Menurut dia, untuk memberantas mafia lahan di Batam, pihaknya membutuhkan informasi dan fakta yang jelas atas penyalahgunaan alokasi lahan. Setelah mendapatkan data, pihaknya akan mencari tahu kebenaran. Jika dalam penelusuran itu, pihaknya menemukan oknum yang bermain, maka akan langsung ditindak.

“Kita akan tindaklanjuti jika informasi itu setelah diberikan ke kita. Tapi ingat, informasi itu memang sesuai fakta, bukan atas kepentingan pribadi,” tegas Sudung. (she/bpos)

Respon Anda?

komentar