Tiga Warga Kampung Baloi Jadi Tersangka Pembakar Dua Unit Alat Berat

791
Pesona Indonesia
Anggota Polisi berada di dekat alat berat yang di bakar oleh sekelompok orang tidak di kenal di Ruli Baloi Kolam. Foto: Johannes Saragih/ Batam Pos
Anggota Polisi berada di dekat alat berat yang di bakar oleh sekelompok orang tidak di kenal di Ruli Baloi Kolam.
Foto: Johannes Saragih/ Batam Pos

batampos.co.id – Kepolisian sudah menetapkan tiga tersangka dari sembilan orang yang diamankan setelah pembakaran dua unit alat berat di Bukit Baloi Kolam, samping Edukits, Batam Centre, Selasa (20/10/2015) lalu.OM, PM, dan Z ini sudah ditahan di Rutan Polresta Barelang.

“Benar, kami sudah tetapkan tiga orang tersangka dalam kasus pembakaran tersebut,” ujar Kapolresta Barelang Komisaris Besar Asep Safrudin, ditemui usai ekspose komplotan maling pecah kaca mobil di Batuampar, Kamis (21/10/2015) siang.

Lanjut Asep, alasan dari tersangka ini sengaja membakar dua unit alat berat jenis belko dan buldozer ini karena merasa terganggu dengan aktivitas pekerja dari  PT Global itu.

Pembakaran dua alat berat itu terjadi sekitar pukul 14.40 WIB, berawal ketika beberapa pekerja PT Global,  hendak membangun pagar di jalan yang merupakan akses masuk warga Kampung Baloi Kolam.

Melihat akses jalan masuk hendak ditutup, warga emosi dan melampiaskannya dengan mengusir para pekerja yang hendak mendirikan pagar.

Setelah beberapa pekerja PT Global kabur, warga kemudian melampiaskan emosinya dengan membakar dua unit alat berat jenis belko dan bolduzer hingga hangus terbakar dan tidak bisa digunakan lagi.

Karena ulahnya, sebut Asep, pelaku dijerat pasal 406 KUHP tentang pengrusakan ancaman dua tahun penjara. Sebelumnya, sembilan orang berinisial OC, PM, PK, WS, DA, OB, AI, PP, Ov diamankan di beberapa tempat terpisah setelah pembakaran. (coc)

Respon Anda?

komentar