Permintaan Tiap Bulan Rp 1,2 Miliar, Dinas UKM Minta Tambahan Rp 4 Miliar Dana Bergulir

713
Pesona Indonesia
Anek produk kerajinan Batam produksi UKM di Batam dipamerkan di dekranasda Batam. Foto: dok. dekranasda.batamkota.go.id
Anek produk kerajinan Batam produksi UKM di Batam dipamerkan di dekranasda Batam. Foto: dok. dekranasda.batamkota.go.id

batampos.co.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pasar, Koperasi dan UKM (PMPK & UKM) meminta tambahan dana bergulir sebesar Rp 4 miliar di 2016 mendatang. Ini untuk memenuhi permintaan warga atau nasabah yang semakin tinggi.

“Dalam KUA PPAS kita minta agar ditambah anggaran untuk dana bergulir sekitar Rp 5 miliar. Kalau ini tidak ada maka akan banyak permintaan nasabah yang tidak terlayani,” kata Kepala Dinas PMPK-UKM Kota Batam Febrialin, Jumat (23/10).

Febrialin berharap DPRD Batam bisa menyetujui anggaran tersebut. Tahun lalu, tambahan untuk dana bergulir hanya Rp 1 miliar. Sehingga setiap tahun, anggaran yang dikelola dan diberikan pinjaman kepada warga berasal dari pengembalian nasabah.

“Kita memang mendistribusikan apa yang dikembalikan nasabah. Makanya kita hanya bisa menyetujui permohonan dana bergulir di akhir bulan. Kan di sana baru jelas pembukuannya,” katanya.

Permohonan penambahan dana bergulir ini menurut Febrialin karena tingginya angka permintaan warga. Nilainya mencapai Rp 1,2 miliar sampai Rp 1,4 miliar tiap bulan. Sementara pengembalian di kisaran sekitar Rp 600 juta sampai Rp 800 juta setiap bulan.

“Jadi terpaksa kita tidak bisa melayani semua permintaan warga. Harapannya dewan bisa menyetujui ini,” katanya.

Tahun ini hingga September, tingkat kredit macet atau Non Performing Loan (NPL) di bawah tiga persen. Artinya masih dalam kondisi yang cukup baik. Meski keadaan ekonomi global kurang baik.

Hingga September lalu PMPK-UKM sudah menyalurkan dana bergulir hampir Rp 10 miliar. Artinya masih ada sekitar Rp 2 miliar dana bergulir yang belum tersalurkan dari target Rp 12 Miliar di tahun 2015. PMPK-UKM optimis target ini akan terpenuhi mengingat masih ada waktu sekitar tiga bulan untuk menyalurkannya.

“Kalau target kita tahun ini kan Rp 12 miliar. Kita yakin ini akan tercapai. Masih ada waktu tiga bulan. Dari target itu, kita sudah salurkan hampir 10 miliar.”

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Batam Sallon Simatupang, mengatakan permintaan PMPK UKM untuk dana bergulir ini masih akan dibahas di tingkat komisi. Meski diakui dia, pengembalian dana bergulir tahun ini memang sangat bagus.

“Kita harus mengapresiasi mereka mengenai tingkat pengembalian tahun ini yang jauh lebih bagus dari tahun
tahun sebelumnya, tetapi kalau permintaan mereka masih akan kita kaji,” katanya.

Tapi kemungkinannya, menurut Sallon, penambahan dana bergulir akan lebih tinggi dari tahun ini. Tetapi ia memita agar PMPK UKM tetap bisa mempertahankan persentase tingkat pengembalian. Ia berharap penanganan dana bergulir ini harus sesuai dengan peruntukan dan harus tepat sasaran.

Dalam menyalurkan dana bergulir tersebut, ia berharap PMPK UKM jangan berdasarkan suka atau tidak suka terhadap seseorang. Tetapi benar-benar melihat dan bertujuan untuk memberdayakan dan menghidupkan ekonomi masyarakat kecil dan menengah. (ian/bpos)

Respon Anda?

komentar