Alamak…, Gara-Gara Sebungkus Rokok, Maling Babak Belur Dihajar Warga

982
Pesona Indonesia
Randa saat diamankan polisi. Foto:: ahmad yani/batampos
Randa saat diamankan polisi. Foto:: ahmad yani/batampos

batampos.co.id РGara-gara satu bungkus rokok Sampoerna, Randa, pria berumur 29 tahun, warga Perumahan Cipta Laguna blok C7 nomor 3A, Tembesi, Sagulung, babakbelur dihajar warga setelah kedapatan mencuri di sebuah warung milik warga, Minggu (25/10) pukul 12.30 WIB.

“Pelaku mencuri di warung milik Yono Blok C 6 nomor 8, tidak jauh dari tempat tinggal pelaku hanya satu gang saja,” ujar Ketua RT3/RW 23 Tembesi, Erwandi.

Menurut pengakuan Erwin pelaku yang kepergok warga, kemudian diteriki maling. Mendengar ada teriakan minta tolong spontan warga setempat pun keluar dan mengejar pelaku.

“Setelah pelaku ditangkap. Saya kemudian dipanggil,” ungkap Erwin.

Karena di Perumahan tersebut kerap kemaling akhirnya pelaku yang telah tertangkap tangan warga pun kemudian menjadi bulan-bulana warga setempat, sebelum diserahkan ke Polisi.

“Sudah sering kemalingan. Namanya sudah geram massa main pukul saja,” terangnya.

Akibatanya pelaku mengalami cidera yang cukup serius di bagian rahang, bibir pecah, dan juga sakit di bagian tulang rusuk.

Randa, saat dimintai keterangan mengaku baru saja datang dari Padang ke Batam. Ia mengaku mencuri karena kepepet lantaran tidak memiliki uang untuk beli rokok. Di Batam pelaku mengaku tinggal bersama adiknya.

“Baru tiga hari di Batam, saya belum mendapat kerja dan tidak lagi memiliki uang,” ujar Randa.

Semenatar itu, Asmanidar saksi mata mengaku kejadian bermula ketika ia hendak mencari anaknya di warung milik Yono suami Sri. Setibanya di sana melihat di pintu ada seorang pria yang berdiri di pintu. Karena pria tersebut melihat Asmanidar kemudian langsung lari. Spontan Amanidar pun teriak maling.

“Saat itu Sri sedang salat. Saya kira pria itu keluar ibu Sri pada waktu itu,” ujar Asamnidar.

Asmanidar mengatakan Sri baru saja membuka warung setelah pulang dari acara partai di Batamcenter. (cr14/bpos)

Respon Anda?

komentar