Jembatan Layang Simpang Jam Lagi Dilelang, Dibangun 2016

3174
Pesona Indonesia
Inilah maket jembatan layang yang akan dibangun di Batam. Foto: istimewa
Inilah maket jembatan layang yang akan dibangun di Batam. Foto: istimewa

batampos.co.id – Badan Pengusahaan Batam memastikan pembanguna jembatan layang (fly over) di sejumlah titik padat di Batam akan tetap dilaksanakan, meski membutuhkan dana lebih dari Rp 100 miliar. Bahkan, BP Batam sudah mulai melelang pembangunan jembatan layang di Simpang Jam.

“Sudah dilelang dan 2016 sudah mulai pengerjaan. Tetapi hanya satu dulu. Simpang jam,” kata Imam Bachroni, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Imam mengatakan dalam rencana awal ada beberapa titik fly over yang akan dibangun. Tetapi karena masih ada tahap preview design, maka pengerjaannya tidak bersamaan. Tetapi diupayakan agar lelang fly over di simpang Kabil bisa dimulai 2016 mendatang.

“Kalau flyover simpang Jam bisa dilakukan di 2016 mendatang, maka kemungkinan sekitar 2017 sudah mulai bisa dikerjakan,” katanya.

Ditanya mengenai pengerjaan jalan tol, Imam mengatakan kemungkinan mulai dikerjakan di tahun 2016 mendatang. Saat ini sedang digiatkan untuk terus berkoordinasi dengan pihak ketiga.

“Kalau jalan tol jalan terus, tetapi intinya yang akan dikerjakan duluan adalah flyover di Simpang Jam,” katanya.

Anggaran pembangunan jalan layang ini dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Panjang jalan layang Simpang Jam sekitar 157,88 meter. Sementara rencana pembangunan di Simpang Kabil sekitar 425 meter. Sedangkan jalan tol sepanjang 25 km itu akan menelan biaya sampai Rp 1,2 triliun. Jalan tol tersebut dikhususkan untuk melayani angkutan industri.

“BKita lihat saja, bertahap. Tidak mungkin sekaligus semua dikerjakan untuk Batam,” katanya.

Sementara untuk kereta api, dalam waktu dekat belum akan dikerjakan. Jalan layang dan jalan tolĀ  lebih diutamakan.

“Menurut kita itu yang paling mendesak sekarang,” kata Mustofa Widjaja, Kepala BP Batam beberapa waktu lalu.

Mustofa mengatakan jalan tol di Batam sangat dibutuhkan untuk menunjang perekonomian dan industri di Batam. Saat ini Batam sudah butuh jalan khusus kendaraan berat serta lalu lintas cepat. Apalagi kemacetan sudah mulai terlihat di Batam.

“Jadi kendaraan berat tidak akan bercampur lagi dengan motor. Ini akan mempercepat distribusi barang industri, termasuk mengurai dan mengurangi kemacetan,” katanya. (ian/bpos)

Respon Anda?

komentar