Kopertis Wilayah X Sebut STIKes Awal Bros Batam Perguruan Tinggi yang Sehat

1137
Pesona Indonesia
Rumah Sakit Awal Bros Batam, sekaligus tempat STIKes Awal Bros Batam. Foto: istimewa
Rumah Sakit Awal Bros Batam, sekaligus tempat STIKes Awal Bros Batam. Foto: istimewa

batampos.co.id – Kepala Bagian Akademik Kemahasiswaan dan Kelembagaan Kopertis Wilayah X, Dra. Skunda Diliarosta, M. Pd memberikan apresiasi kepada STIKes Awal Bros Batam yang terbukti menjalankan perguruan tinggi yang sehat, sesuai dengan ketentuan Kopertis.

“Ini penting dilakukan karena perguruan tinggi yang sehat akan menentukan kualitas lulusan,” ujar Skunda disela-sela wisuda 42 mahasiswa STIKes Awal Bros Batam tahun akademik 2015/2016 di Planet Holiday Hotel, Sabtu (24/10/2015).

Ketua Yayasan Awal Bros Bangun Bangsa Ir. Arief Iskandar, MM menambahkan, mutu akademik hanya bisa dicapai dengan mengembangkan sarana dan prasarana pendidikan. Tujuannya agar tercipta atmosfir akademik kondusif. Pada gilirannya akan mampu mencetak alumni siap bekerja di bidangnya. “Inilah yang kami lakukan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua STIKes Awal Bros Batam Prof. Dr. Fadil Oenzil, PhD.,SPGK dalam laporannya mengatakan, wisuda angkatan keempat kali ini terdiri dari 18 orang mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan, dan 24 mahasiswa yang berasal dari Program Studi Diploma III Kebidanan.

Fadil menyebutkan, pada wisuda kali ini sebut Fadil, predikat terbaik 1 untuk Program Studi Ilmu Keperawatan diraih Ferdayusti, S. Kep dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,46, dan Program Studi Diploma III Kebidanan diraih Meliya Anggraini, Amd. Keb dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,79

Wisuda ini ujar Fadil, membuktikan komitmen STIKes Awal Bros Batam mencetak tenaga profesional di bidang kesehatan. “Para alumni sudah banyak yang telah mengisi tenaga kesehatan di sejumlah instansi kesehatan baik pemerintah maupun swasta,” ujarnya.

Wali Kota Batam diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, drg. Chandra Rizal, M.Si mengingatkan agar lulusan STIKes Awal Bros Batam kedepannya siap menghadapi dan memasuki dunia kerja di rumah sakit, klinik, puskesmas dan lainnya.

Untuk itu Chandra mengimbau lulusan menyiapkan diri dengan Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Kerja (SIK) baik perawat maupun bidan. Serta sebagai syarat wajib untuk bekerja karena telah diatur dalam UU dan peraturan pemerintah lainnya. Juga meningkatkan kompetensi diri dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Hadir dalam sidang senat terbuka dalam wisuda ini Ketua APTISI Wilayah X-D, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Ketua Organisasi Profesi IBI dan PPNI, pimpinan perguruan tinggi, Rumah Sakit (RS), dan para Dosen. (sta)

Respon Anda?

komentar