Kunjungan Wisatawan ke Batam Menurun Karena Asap

565
Pesona Indonesia
Jembatan I Barelang tampak sepi dari pengunjung akibat kabut asap yang menyelimuti Batam.  Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Jembatan I Barelang tampak sepi dari pengunjung akibat kabut asap yang menyelimuti Batam.
Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Sejak Batam diselimuti kabut asap, sejumlah objek wisata sepi pengunjung. Kunjungan wisatawan asing ke Batam pun menurun drastis.

Pengunjung di Objek Wisata Jembatan I Barelang yang menjadi ikon Kota Batam pada Minggu (25/10) kemarin terlihat sepi dibanding pada hari-hari libur biasanya. Hanya terdapat belasan kendaraan yang parkir di sana.

“Sejak asap, pengunjung sepi. Ini saja minggu tidak terlalu ramai, apalagi hari-hari sebelumnya. Dagangan kita sepi,” kata Aldi, pedagang minuman keliling di sana.

Menurut Aldi, sebelum peristiwa asap, jumlah pengunjung pada saat liburan mencapai ratusan orang. Tetapi sekarang hanya puluhan orang.

“Kalau ada ratusan paling karena ada rombongan. Itu pun di hari Minggu saja, kalau hari biasa sangat sepi,” katanya.

Kepala Bidang sarana dan objek wisata Disparbud Kota Batam Rudi Panjaitan mengatakan pengurangan pengunjung di Objek Wisata ini bukan hanya di jembatan satu. Pengunjung pantai pun berkurang dari hari-hari sebelumnya.

“Saya dapat kabar di pantai Melayu juga berkurang. Warga kan mengurangi jam di luar rumah. Apalagi bawa anak-anak keluar. Asap ini kan sangat bahaya,” katanya.

Selain berkurangnya pengunjung di objek wisata, dipastikan jumlah kunjungan wisatawan asing pun menurun. Ini diketahui setelah adanya pemberitahuan secara lisan dari pihak Imigrasi mengenai penurunan kunjungan.

“Secara lisan kita sudah dapat kabar dan pemberitahuan dari Imigrasi. Katanya ada penurunan. Tapi angka pastinya belum ada, karena itu di akhir bulan baru direkap,” katanya.

Rudi juga memprediksi penurunan kunjungan wisata ini akan terjadi karena kabut asap. Terlebih dibatalkannya sejumlah pengangkutan baik melalui transportasi laut dan transportasi udara ke Batam.

“Untuk fery internasional sudah dua kali mengalami penundaan. Itu sudah sangat besar pengaruhnya. Belum lagi mengetahui di Batam asap tebal,” katanya.

Setiap bulan rata-rata pengunjung atau wisatawan asing ke Batam mencapai 150 ribu orang. Tetapi untuk bulan ini karena kondisi asap, maka diperkirakan jumlahnya lebih sedikit. (ian/bpos)

Respon Anda?

komentar