Rp 258 Miliar untuk Waduk Galang

856
Pesona Indonesia
mam Bachroni, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Badan Pengusahaan (BP) Batam.
mam Bachroni, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Badan Pengusahaan (BP) Batam.Foto: dok batampos

batampos.co.id –┬áPemerintah pusat menyetujui pembangunan waduk atau dam Sei Gong, Galang. Dam tersebut adalah proyek multi years dengan anggaran sekitar Rp 258 Miliar. Diharapkan dam tersebut akan mampu memproduksi air bersih 300 liter per detik.

“Anggarannya sudah disetujui pusat. Mungkin 2016 sudah mulai dikerjakan. Anggarannya kalau tidak salah sekitar Rp 258 miliar,” kata Imam Bachroni, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Imam mengatakan dam Sei Gong Galang ini sudah diajukan pengerjaannya sejak beberapa tahun lalu. Di mana Pembangunan dam Sei Gong ini merupakan kerjasama kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan BP Batam. Ini akan menunjang ketersediaan air bersih di Batam. Menambah cadangan air bersih dam Tembesi Batam.

“Ini juga akan menunjang investasi di daerah Rempang Galang. Jadi tidak usah khawatir mengenai ketersediaan air kita di Batam,” katanya.

Purnomo Andintono, Direktur Humas dan Promosi BP Batam mengatakan, pembangunan dam di Sei Gong ini sekaligus akam menjawab keraguan dan kekhawatiran warga atas ketersediaan air di Batam. Di mana air bersih di Batam masih tetap tersedia untuk jangka waktu yang lebih lama.

“Jadi air kita akan aman untuk waktu yang lama. Tidak usah cemas. Tembesi dan Galang cukup untuk Batam, ditambah dam yang ada sekarang,” katanya.

Selain dam Sei Gong dan dam Tembesi yang akan segera beroperasi, saat ini BP Batam juga fokus untuk mengolah air kotor menjadi air baku. Di mana Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) sudah mulai dibangun. Di bengkong akan dibuat dengan perkiraan akan mampu memproduksi air baku sampai 600 liter per detik.

Dalam upaya penyediaan air bersih, BP Batam sejak tahun 1974 telah mebangun 8 (delapan) dam/waduk air bersih di Batam di antaranya waduk Sei Harapan, waduk Sei Nongsa, waduk baloi, waduk Sei Ladi, waduk Muka Kuning, Waduk Duriangkang, dan waduk rempang.

Sebelumnya, Direktur pengelolaan air dan limbah,Tato Wahyu seperti pernyataanya sebelumnya bahwa persediaan air di Batam masih sangat mencukupi. Selain IPAL, keberadaan dam Tembesi dan Galang akan sangat membantu persediaan air baku Batam. Meski WTP Tembesi dalam waktu dekat belum akan beroperasi karena airnya masih belum sepenuhnya tawar. (ian/bpos)

Respon Anda?

komentar