Ratusan Buruh Kawal Pembahasan UMK di Disnaker Batam

1169
Pesona Indonesia
Suasana di parkiran Disnaker Batam, Selasa (27/10). Foto: Asrel Awandi/facebook
Suasana di parkiran Disnaker Batam, Selasa (27/10). Foto: Asrel Awandi/facebook

batampos.co.id – Ratusan buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam memadati halaman kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Selasa (27/10) pagi.

“Teman-teman mengawal jalannya pembahasan UMK Batam,” ujar Panglima Garda Metal FSPMI Batam.

Selain mengawal jalannya perundingan UMK Batam untuk 2016, para buruh yang datang juga ingin memastikan kalau perundingan berlangsung tetap sesuai dengan UU No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Suprapto mengatakan, perundingan memang perlu diawasi karena Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pengupahan yang telah diteken Jokowi, bertentangan dengan UU No 13 tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan karena menghilangkan peran serikat buruh.

“Padahal, peran serikat buruh itu dijamin UU Ketenagakerjaan. Makanya kita turunkan teman-teman mengawalnya karena kita ingin perundingan UMK Batam tetap melibatkan serikat hingga perundingan UMK selesai,” ujar Prapto.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan, Peraturan Pemerintah tentang Pengupahan yang berisi formula baru penghitungan upah buruh sudah final dan mulai berlaku untuk kenaikan UMP 2016.

“PP sudah diteken presiden dan langsung berlaku untuk pembahasan upah 2016,” ujar Hanif usai membuka Rapat Koordinasi Pengawasan dan Pendendalian Keuangan di Ruang Tri Darma Kemenaker, Jakarta, Senin (26/10). (nur)

Respon Anda?

komentar