Ribuan Pencari Kerja Serbu Dua Perusahaan yang Buka Lowongan

1767
Pesona Indonesia
Pencaker berkumpul di Pujasera Batamindo, Mukakuning, Seibeduk untuk mencari lowongan kerja yang ada di tempel oleh perusahaan di Pujasera tersebut, Selasa (27/10). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Pencaker berkumpul di Pujasera Batamindo, Mukakuning, Seibeduk untuk mencari lowongan kerja yang ada di tempel oleh perusahaan di Pujasera tersebut, Selasa (27/10). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Ribuan Pencari Kerja memadati Comunity Center (CC) di Pujasera Batamindo, Mukakuning, Selasa (27/10). Tetapi sayang, hanya dua perusahaan yang menempelkan lowongan kerja di sana. Mayoritas pencaker dari perempuan.

Dua perusahaan yang menempel lowongan kerja di sana, adalah satu perusahaan elektronik dan perusahaan minimarket yang sedang membuka banyak cabang di Batam. Beberapa pencari kerja harus pulang dengan kecewa karena tidak bisa mendapatkan lowongan kerja.

“Hanya dua perusahaan yang menempel lowongan. Itu pun di antar langsung ke perusahaannya. Kirain ada datang dari HRD, untuk jemput ke sini,” kata Leny S, warga Batuaji.

Leny mengatakan dalam beberapa kesempatan sebelumnya, ia sudah menyerahkan berkas lamaran kerjanya kepada pihak perusahaan yang datang menjemput langsung berkas perusahaan itu ke CC.

“Saya sudah beberapa kali melamar tapi tak ada panggilan,’ katanya.

Sementara Suhaini, warga Sagulung pesimis ia akan mendapatkan pekerjaan dalam waktu dekat. Di mana sudah sebulan ini, jumlah lowongan kerja di sana sangat minim.

“Sudah sebulan ini lowongan sepi. Kita sabar saja menunggu. Hampir setiap hari saya ke sini untuk lihat lowongan. Beberapa kali melamar tidak dipanggil,” katanya.

Banyaknya pelamar atau pengangguran di Batam membuat peluangnya untuk mendapat kerja di Batam semakin menipis. Menurutnya, hampir setiap hari ada ribuan pencari kerja yang datang ke CC untuk mencari kerja.

‘Di sini tiap hari ada ribuan orang. Untung-untungan saja sekarang. Kalau ada informasi kerja, beritahulah bang,’ harapnya.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kota Batam, Luhut Marbu mengatakan ada sekitar 2000 orang pencari kerja terdaftar di Batam. Ini tidak termasuk pencari kerja yang tidak pernah terdata di Disnaker. Sebagian besar berasal tamatan Sekolah Menengah Umum.

“Kalau kita perkirakan jumlahnya mencapai 2000 orang pencaker yang ada. Tapi angka pastinya, saya lupa.Tapi memang menurun dari tahun lalu,” katanya.

Minimnya skill dari sebagian besar tamatan SMU yang sedang mencari kerja saat ini membuat mereka kalah bersaing dari pencari kerja tamatan SMK yang sudah memiliki keahlian misalnya mengelas dan keahlian lainnya.

Padahal sebagian besar industri di Batam seperti galangan kapal mencari calon pekerja yang sudah siap pakai. Ia berharap pekerja di Batam bisa membenahi skill sebelum datang ke Batam untuk mencari kerja. (ian/bpos)

Respon Anda?

komentar