15 Anggota Satpol PP Batam Wajib Lapor ke Polresta Barelang

1192
Pesona Indonesia
Satpol PP dalam salah satu kegiatan. foto: batamkota.go.id
Satpol PP dalam salah satu kegiatan.
foto: batamkota.go.id

batampos.co.id – Kapolresta Barelang Komisaris Besar Asep Safrudin mengatakan untuk 15 anggota Satpol PP Batam yang telah berstatus tersangka dalam kasus dugaan pengeroyokan Brigadir At, anggota Dit Pam Obvit Polda Kepri, sudah “dibebaskan”. Polisi mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap mereka.

“Tapi mereka wajib lapor Senin-Kamis,” ujar Asep, Selasa (27/10) siang. Ditambahkan Kapolres, hal itu sekaligus menjawab kekhawatiran orangtua Brigadir At, yang khawatir 15 anggota Satpol PPĀ  itu akan melarikan diri ke luar Batam jika ditangguhkan penahanannya.

Asep menjelaskan penangguhan penahanan itu dikabulkan setelah Walikota Batam Ahmad Dahlan sebagai penjamin 15 anggota Satpol PP Batam tidak akan melarikan diri serta menghilangkan barang bukti selama berada di luar tahanan.
“Mereka tetap menjadi tersangka dan tetap akan diproses secara hukum di Pengadilan Negeri Batam, setelah berkas penyidikan terhadap mereka rampung dan P21,” tambahnya. Dalam kasus dugaan pengeroyokan Brigadir At itu, 15 anggota Satpol PP ini dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

Pantauan batampos.co.id Selasa pagi, sekitar pukul 10.30 WIB, 15 anggota Satpol PP Batam berpakaian bebas terlihat mendatangiĀ  Satuan Reskrim Polresta Barelang untuk melaporkan diri. Para penegak Perda ini menumpang truk patroli Satpol PP yang sebelumnya sempat dijadikan barang bukti. (coc)

Respon Anda?

komentar