BP Batam Gelontorkan Dana Rp 550 Miliar, Ini Proyeknya

1329
Pesona Indonesia
mam Bachroni, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Badan Pengusahaan (BP) Batam.
mam Bachroni, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

batampos.co.id – Diusianya yang sudah 44 tahun, Badan Pengusahaan (BP) Batam tetap fokus membangun infrastruktur sebagai penunjang investasi di Batam. Bahkan, BP Batam menggelontorkan dana Rp 550 miliar untuk pembangunan pelabuhan dan bandara.

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Badan Pengusahaan (BP) Batam Imam Bachroni mengatakan di tahun 2016 pembangunan pelabuhan domestik Sekupang dan Pelabuhan Punggur masih terus berlanjut. Di mana anggaran untuk kedua pelabuhan tersebut sebesar Rp 120 miliar. Masing-masing Rp 60 Miliar.

“Perbaikan pelabuhan ini kan sudah mulai. Pemancangan sudah jalan. Masing-masing anggarannya Rp 60 miliar. Pelabuhan ini memang sudah sangat butuh perbaikan,” katanya.

Menurut Imam, pelabuhan domestik Sekupang dan pelabuhan Punggur ini akan dibuat senyaman mungkin.  Pelabuhan  akan dibangun tiga lantai. Diupayakan untuk bisa dimulai digunakan di akhir 2016 mendatang.

Masih di tahun 2016 mendatang, akan dibangun juga  apron atau tempat parkir pesawat di Bandara Hang Nadim yang sudah dianggap sempit. Anggarannya mencapai Rp 100 Miliar.

Saat ini, Bandara Internasional Hang Nadim Batam memiliki dua jenis apron reguler. Yakni apron untuk pesawat besar dan apron untuk helipad. Luasnya berbeda. Apron pesawat besar memiliki luas 96.000 meter persegi. Sementara apron helipad hanya seluas 11.025 meter persegi.

Apron pesawat besar mampu menampung hingga 15 pesawat. Itu kalau pesawatnya berukuran sedang atau seukuran Pesawat Boeing 737. Kalau pesawatnya adalah pesawat besar seperti pesawat yang digunakan jamaah haji, apron Hang Nadim hanya bisa memuat 12 pesawat. Setiap pesawat berukuran sedang akan menghabiskan tempat sebesar 75 meter persegi. Itu sudah termasuk proses bongkar-muatnya.

“Ini juga akan mulai dikerjakan tahun depan. Mudah-mudahan tidak ada kendala. Sebagai bandara internasional kita tetap berupaya membenahi. Ini semua untuk penunjang investasi,” katanya.

Selain itu akan dilakukan juga revitalisasi terminal Bandara Hang Nadim. Meski Imam mengaku tidak tahu persis besaran anggarannya.

Di tahun 2016 mendatang juga akan dilakukan pembangunan dam Sei Gong di Galang. Anggarannya di atas Rp 238 Miliar. Ini untuk menjaga pasokan air bersih di Batam untuk jangka waktu lama.

Sementara infrastruktur jalan, akan dibangun juga flyover yang rencananya akan dilakukan di Simpang Jam. Anggaran untuk pembangunannnya di atas Rp 100 Miliar. Sementara untuk jalan tol masih dalam tahap preview design di kementerian.

Direktur Promosi dan Humas BP Batam Purnomo Andiantono mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur ini menjadi sangat penting. Hal pertama yang dipertimbangkan investor untuk berinvestasi. Sekaligus untuk menjamin kelangsung dan perkembangan ekonomi di Batam.

“Kalau anggaran untuk infrastruktur ini memang besar. Bisa di atas Rp 500 miliar,” katanya.

Selain itu, kata Andi, akan dilakukan terus perbaikan di pelabuhan Batuampar. Termasuk saat ini sedang dilakukan lelang investasi pengelolaan Batuampar.

“Kita harus terus membenahi infrastruktur di Batam. Infrastruktur yang handal akan berpengaruh terhadap kelangsungan dan kelancaran investasi,” katanya. (ian/bpos)

Rincian Anggaran Proyek BP Batam:

  • Pelabuhan Sekupang     Rp 60 Miliar
  • Pelabuhan Punggur        Rp 60 Miliar
  • Apron Bandara              Rp 100 Miliar
  • Fly Over Simpang Jam   Rp 100 Miliar
  • Waduk Galang               Rp 238 Miliar

Respon Anda?

komentar