Hasil Autopsi Mayat Nia oleh Tim DVI Mabes Polri Keluar, Ada Titik Terang

2392
Pesona Indonesia
Dian Milenia Trisna Afiefa. Foto: facebook Nia
Dian Milenia Trisna Afiefa. Foto: facebook Nia

batampos.co.id – Sudah satu bulan kematian Dian Milenia Trisna Afiefa alias Nia, siswi SMAN 1 Batam, namun pembunuhnya belum juga tertangkap. Polisi kesulitan menangkap pelaku karena terlalu minim jejak yang bisa digunakan untuk melacak pelaku.

Kapolres Barelang Kombes Polisi Asep Safrudin mengakui kesulitan mengungkap kasus pembunuhan Nia karena minim bukti. Namun, harapan mengungkap kasus pembunuhan tersebut mulai menemukan titik terang setelah keluar hasil autopsi mayat Nia oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri.

“Kita sudah terima hasilnya dan ada titik terangnya,” tutur Asep, Selasa (28/10).

Namun, Asep enggan membeberkan hasil autopsi tesebut dengan alasan kelancaran proses penyelidikan. “Saya tidak bisa katakan (hasil autposi, red) itu sekarang,” tegasnya.

Tak hanya Nia, titik terang terhadap dua kasus pembunuhan wanita muda sebelum Nia juga mulai ada titik terang. “Mudah-mudahan semuanya bisa secepatnya terungkap,” ujar Kapolres.

Sementara itu, sejumlah anggota DPRD Kota Batam mendesak pihak kepolisian mengungkap sejumlah kasus pembunuhan di Batam. Ini untuk memberikan jaminan dan rasa nyaman kepada masyarakat, terutama kaum perempuan. Di mana tiga korban pembunuhan terakhir adalah perempuan.

“Masyarakat berharap besar untuk kepolisian saat ini,” kata Iman Sutiawan,wakil ketua I DPRD Kota Batam.

Iman mengatakan jika beberapa kasus pembunuhan ini tidak terungkap, terutama kasus pembunuhan terhadap Dian Milenia, siswi SMA 1 Batam, September lalu. Di mana menurut Iman, belum tertangkapnya pelaku sudah pasti membuat kekhawatiran kepada anak-anak SMA lainnya.

“Kalau pelakunya sudah tertangkap, maka akan memberikan rasa nyaman kepada anak sekolah. Tidak bisa dipungkiri, siswi-siswi kita di Batam ini pasti khawatir sekarang,” katanya.

Nyayang Haris Pratamura, ketua komisi I DPRD Kota Batam juga mendesak pihak kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut. Meski menurutnya, pihak kepolisian sudah bekerja semaksimal mungkin.

“Harapan kita, pelakunya harus tertangkap. Sehingga bayang-bayang mengenai kasus pembunuhan itu hilang. Dan anak perempuan di Batam, terutama anak sekolah bisa merasa nyaman,” katanya. (opi/ian/bpos)

Respon Anda?

komentar