Makin Banyak Orang Batam Gila, Dinsos Tambah Satu Ruangan Isolasi

1377
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Kepala Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Batam, Kamarulzaman mengatakan di Batam jumlah penderita sakit jiwa atau gila terus bertambah. Pihaknya pun terpaksa menambah ruangan khusus untuk orang gila ini. Saat ini baru ada dua ruang sel khusus untuk penderita sakit jiwa.

“Memang ruangan sel kita terbatas. Tahun 2015 ini memang belum ada anggaran untuk perbaikan ataupun penambahan ruangan sel,” ungkap Kamarulzaman, Selasa (28/10).

Melihat pentingnya fungsi dari selter ini, katanya, direncanakan tahun 2016 ini pemko Batam akan menambah fasilitas dan penambahan satu ruangan sel baru.

“Ini juga mengingat banyaknya penderita gangguan jiwa di Batam. Selain itu, untuk fasilitasnya juga akan ditambah lagi,” sebutnya lagi.

Lalu bagaimana proses untuk penderita di selter. Ia mengaku, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan syaraf di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Setelah itu, bagi penderita aktif atau yang menggangu masyarakat akan dikurung di dalam sel. Sementara yang tidak aktif dibiarkan di lingkungan Dinas Sosial.

“Yang aktif terpaksa dikurung karena takut menggangu masyarakat. Idealnya, satu sel untuk satu orang, tapi karena keterbatasan sel, makanya kita masukan dua orang disatu sel. Selain itu, mereka berdua juga tidak aktif dan masih bisa direhabilitasi,” ungkap Kamarulzaman lagi.

Dan apabila si penderita gangguan jiwa ini tidak menunjukan perubahan selama di selter, maka ia akan selanjutnya dikirim ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Pekanbaru.

“Kalau di Batam kan belum ada rumah sakit jiwa, makanya mereka yang tidak membaik kita bawa ke RSJ Pekanbaru. Maksimalnya empat orang,” pungkasnya. (rng/bpos)

Respon Anda?

komentar